Beasiswa Sir Thomas Sutherland didirikan melalui Dana Masyarakat HSBC sebesar USD150 juta.

Dekan Regional Universitas Aberdeen Profesor Richard Wells, mengatakan HSBC memberikan beasiswa pertama kali pada tahun 1965. “Kami senang meneruskan warisan ini dan bekerjasama dengan mereka untuk menciptakan peluang beasiswa melalui Universitas Aberdeen,” katanya, dalam siaran pers yang diterima mysharing, Rabu (23/12). Baca: Berhaji Sambil Studi di Inggris
Lebih lanjut Profesor Well mengatakan Indonesia adalah salah satu dari sepuluh negara pengirim siswa terbesar di Aberdeen,. “Itulah sebabnya kami senang menawarkan beasiswa ini kepada mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di salah satu universitas tertua di dunia,” ujar Well. Baca: Beasiswa Bukan Buat Orang Pintar!
Ia memaparkan beasiswa ini menawarkan siswa kesempatan memperoleh biaya pendidikan, biaya perjalanan dan biaya pemeliharaan untuk masa studi empat tahun. “Sekarang kami mengundang calon mahasiswa untuk mengajukan permohonan, termasuk klip video pendek yang memberitahu kami gelar apa dari University of Aberdeen yang berarti bagi mereka. Kami ingin sekali melihat bagaimana para siswa bercerita, dengan satu-satunya syarat adalah bahwa durasi klip kurang dari satu menit,” jelasnya.
Untuk menandai 150 tahun kiprahnya di dunia bisnis HSBC menyumbangkan USD150 juta untuk amal dan proyek-proyek komunitas di seluruh dunia. Beasiswa Sir Thomas Sutherland adalah salah satu penerima dana ini. Beasiswa ini dinamai Sir Thomas Sutherland yang belajar di Universitas Aberdeen dan kemudian mendirikan The Hongkong dan Shanghai Banking Corporation, yang sekarang dikenal sebagai HSBC. Informasi lebih lanjut terkait beasiswa Sir Thomas Sutherland, termasuk persyaratannya dapat dilihat di tautan berikut http://www.abdn.ac.uk/study/international/inmycountry/indonesia/funding/

