Bursa saham syariah memulai awal perdagangan usai libur panjang Lebaran di zona positif. Penguatan terjadi di kala bursa regional dan global justru tengah tertekan.

Di awal perdagangan usai Lebaran ini pelaku pasar memborong 51 emiten syariah. Sebaliknya, 37 emiten lainnya dilepas pemodal dan 34 emiten syariah bertahan stagnan. Transaksi perdagangan pagi ini baru mencapai Rp 357,21 miliar dengan 2,77 miliar saham yang beralihtangan.
Pembukaan positif juga sempat dicetak indeks saham bluechips syariah. Namun sentimen negatif dari global memaksa Jakarta Islamic Index (JII) tergusur ke zona merah. Indeks JII dibuka menguat 2,249 poin ke level 655.901. Penguatan ini tak berlangsung lama karena JII berbalik melemah 0,11 poin (0,01%) ke level 653,542.
- Bank Muamalat Selenggarakan Muamalah Executive Class di 4 Kota
- KB Bank Syariah Gelar Aksi CSR Serentak, Perkuat Kontribusi Sosial se-Indonesia
- Sambut Idulfitri 1447 H, Bank Muamalat Optimalkan Layanan Kantor Cabang dan Digital
- Royco dan Masjid Istiqlal Berbagi Kelezatan untuk Hangatkan Momen Kebersamaan di Ramadhan
Turunnya harga saham dari 15 emiten unggulan syariah membuat JII tak kuasa menahan laju pelemahan. Koreksi sedikit tertahan setelah 13 emiten JII lainnya masih diburu investor dan 2 lainnya bertahan stagnan.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengawali perdagangan usai Lebaran di zona hijau. IHSG naik 17,888 poin (0,37%) ke level 4.887,737 di sesi prapembukaan. IHSG kembali menanjak 19,541 poin (0,40%) ke level 4.889,390 di sesi pembukaan.

