bank syariah
Layanan teller di salah satu kantor cabang PermataBank Syariah/Dok:PermataBank

UUS Permatabank Perluas Layanan Haji Satu Atap

[sc name="adsensepostbottom"]

UUS Permatabank menambah 21 unit layanan haji satu atap.

Direktur Syariah Banking Permatabank Achmad Kusna Permana mengatakan, sampai akhir 2016 unit usaha syariah (UUS) Permatabank mencatat outstanding dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 14 triliun. DPK pun didominasi oleh dana murah (tabungan dan giro) hingga 63 persen. Salah satu faktor yang menyokong dana murah tersebut berasal dari tabungan haji.

Dalam rangka menggenjot volume tabungan haji dan meningkatkan layanan ke nasabah, Permana mengungkapkan pihaknya akan kembali menambah unit layanan haji satu atap. Pada 2016, UUS Permatabank telah membukan layanan haji satu atap di sembilan kota.

“Selain mengenalkan teknologi, kami paling agresif di tabungan haji tahun ini. Untuk layanan haji satu atap kami akan buka di 21 kota, sudah ada permintaan. Jadi yang tadinya daftar haji minimal butuh waktu 1-2 hari, nanti dengan ini (layanan haji satu atap) hanya perlu 36 menit karena lokasinya di Kementerian Agama (Kanwil),” jelasnya.

Saat ini total DPK yang berasal dari tabungan haji sebanyak Rp 2 triliun, sementara pada 2017 ditargetkan dana tabungan haji bertambah hingga Rp 600 miliar. Jumlah nasabah UUS Permatabank yang telah mendapat porsi haji pun telah mencapai 55 ribu dan nasabah tabungan haji sebanyak 83 ribu.

“Jadi totalnya ada 110 ribu nasabah tabungan haji dan kami langsung menjadi nomor lima terbesar jumlah jamaah haji yang daftar lewat Permatabank. Apalagi dengan konsep layanan haji satu atap ini akan jadi berbondong-bondong,” cetus Permana.

UUS Permatabank kini sudah memiliki layanan haji satu atap di Bandung, Karawang, Brebes, Cirebon, Indramayu, Kendal, Gowa, Mojokerto dan Tasikmalaya. Rencananya di tahun ini unit layanan haji satu atap akan dibuka di Bogor, Pati, Pangandaran, Garut, Cianjur, Sukabumi dan beberapa wilayah lainnya yang masih dalam studi.