Sistem ekonomi terbuka adalah perang ekonomi.
Suatu negara akan berjuang sekuat tenaga untuk mendominasi negara lain melalui produk-produknya. Apa kaitannya dengan coronavirus?
Serial *“Coronavirus dan Perang Ekonomi”* ini diinspirasi dari tulisan *Dr. Ichsanuddin Noorsy, BSc, SH, MSi* di beberapa media online pada 27 Januari 2020 dengan judul “Virus Corona dan Perang Ekonomi”. Saat itu, coronavirus baru memulai karirnya di Wuhan, China, belum memukul Indonesia.
Apakah coronavirus yang tetiba meledak di Wuhan, adalah bagian dari perang ekonomi, bahkan perang biologi? Lalu bagaimana Indonesia yang baru menerima pinjaman corona kemarin dari Bank Dunia sebenarnya sedang kena vonis bertubi-tubi? Krisis ekonomi pun, most likely belum akan berakhir di tahun ini.
- BCA Syariah Permudah Akses Pembiayaan Rumah, Kendaraan dan Emas di BCA Expoversary 2026
- CIMB Niaga Dorong Masyarakat Travel Ala Global Citizen Lebih Efisien via Cathay Travel Fair 2026
- Bank Mega Syariah Umumkan Pemenang Poin Haji Berkah Tahap 3
- BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel
Menarik untuk menarik diri kita ke posisi bird view dan menarik garis penghubung isu-isu strategis di dunia ini, terkait perang ekonomi, perang biologi, bahkan perang ICT, cryptocurrency.
Harapannya, memberikan gambaran lebih komprehensif tentang apa yang sebenarnya terjadi saat ini. Karena, knowledge is power. Jangan lupa like, subscribe, share, dan comment.
Saksikan serialnya di:
“Pintu Masuk ke Perang Dunia Ketiga?”: Coronavirus dan Perang Ekonomi (1)
“Coronavirus ini Perang Biologi!”: Coronavirus dan Perang Ekonomi (2)
“Kuasai Kesehatan, Dunia pun di Genggaman!”: Coronavirus dan Perang Ekonomi (3)

