Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram pada Gebyar UKM 2017 di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10).foto:MySharing.

Wirausaha Baru Naik 3,1 Persen

[sc name="adsensepostbottom"]

Target peningkatan jumlah wirausaha pertahun hanya 1 juta, ternyata kurung waktu tiga tahun naik 3,1 persen. dari jumlah penduduk.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram mengatakan, dalam tiga tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), jumlah wirausaha baru di Indonesia naik dari 1,56 persen pada tahun 2014 menjadi 3,1 persen dari jumlah penduduk pada akhir tahun 2016.

”Awalnya target peningkatan jumlah wirausaha pertahun hanya 1 juta tapi ternyata dalam kurun lebih kurang 3 tahun sudah mencapai 3,1 persen jumlah penduduk. Ini kenaikan yang luar biasa,” ungkap Agus pada Gebyar UKM 2017 di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10).

Disamping itu, kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto domestik bruto juga naik signifikan dalam tiga tahun terakhir menajdi 3,99 persen. Kemenkop dan UKM, kata Agus,  menargetkan angka kontribusi terhadap PDB bisa naik sampai 6 persen pada akhir tahun 2019. Demikian juga dengan jumlah wirausaha baru diupayakan mencapai 5 persen jumlah penduduk.

Pencapaian itu, menurut Agus, merupakan hasil dari kinerja bersama berbagai pihak meliputi pemerintah, dunia bisnis, akademisi, dan para stakeholder termasuk asosiasi.

Kemenkop dan UKM mendukung penuh pelaksanaan Gebyar UKM Indonesia 2017 di Jakarta yang merupakan kota ke 8 dari 18 kota di Indonesia untuk menyelenggarakan acara serupa.

Gebyar UKM 2017 ini merupakan ajang seminar, kurasi, penghargaan bagi UKM hasil kerja sama antara Kemenkop dan UKM, Markplus Inc, International Council for Small Business (ICSB) Indonesia, dan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM).

”Kami selalu mendukung berbagai yang berupaya untuk meningkatkan jumlah wirausaha baru, memajukan UKM, dan meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian,” pungkas Agus.