Pada Oktober 2014 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 808,8 ribu kunjungan. Dari jumlah tersebut sekitar 15 persen berasal dari Singapura.

Jika dibandingkan dengan September 2014, jumlah kunjungan wisman Oktober 2014 naik sebesar 2,21 persen. Kenaikan ini terjadi di sebagian besar pintu masuk dengan kenaikan tertinggi ada di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta sebesar 51,92 persen. Diikuti Pelabuhan Tanjung Priok sebesar 24,46 persen dan Bandara Sultan Syarif Kasim II Riau sebesar 22,07 persen. Secara kumulatif (Januari–Oktober) 2014, jumlah kunjungan wisman mencapai 7,76 juta kunjungan atau naik 8,71 persen dibanding kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang berjumlah 7,13 juta kunjungan.
Sementara, jika dilihat dari rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama Oktober 2014 tercatat sebesar 1,98 hari, naik 0,07 poin dibanding Oktober 2013. Pada bulan lalu tingkat penghunian kamar tertinggi ada di Sulawesi Tengah sebesar 65,44 persen, diikuti Bali 62,83 persen dan Yogyakarta 62,29 persen. Baca Juga: Kunjungan Wisatawan ke Nusa Tenggara Barat Naik 145 Persen
Secara umum, jangka waktu menginap tamu asing lebih lama dibanding tamu Indonesia. Tamu asing rata-rata menginap selama 2,84 hari, sedangkan tamu Indonesia menginap sebesar 1,80 hari. Berdasarkan provinsi, rata-rata lama menginap tamu yang tertinggi pada Oktober 2014 ada di Bali yaitu 3,29 hari. Diikuti Kepulauan Riau selama 2,53 hari dan Nusa Tenggara Barat sebesar 2,47 hari.

