Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) bekerja sama dengan keluarga besar Danamon, Adira Finance, Adira Insurance, dan Adira Kredit kembali menggelar kegiatan Bulan Kepedulian Lingkunganku yang diadakan di seluruh jaringan kantor wilayah Danamon dan anak perusahaannya termasuk di kantor-kantor pusat. Kegiatan ini diselenggarakan dari Mei hingga Agustus 2014, bekerja sama dengan InSWA (Indonesia Solid Waste Association), yaitu organisasi profesi yang bergerak di bidang manajemen dan teknologi pengelolaan sampah.

Kegiatan Bulan Kepedulian Lingkunganku tahun 2014 ditujukan pada pengelolaan limbah sampah non organik berbasis 3R (reduce, recycle, reuse) dari bulan Juli sampai Agustus. Pada tahun 2014 ini pula Danamon akan memulai pengembangan lebih lanjut dari kegiatan 3R ini dengan merencanakan dan mengawal proses daur ulang sampah kertas dari kantor agar dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan materi komunikasi cetak korporasi seperti laporan keberlanjutan, agenda, kalender perusahaan, dan lain-lain.
”Kegiatan Bulan Kepedulian Lingkunganku adalah wujud kepedulian kami terhadap permasalahan global saat ini sekaligus sebagai investasi sosial yang ke depannya diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang untuk kualitas hidup dan kualitas lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.” ujar Direktur Danamon, Muliadi Rahardja, dalam siaran pers yang diterima mysharing.co.
Dalam kegiatan Bulan Kepedulian Lingkunganku ini, jaringan kantor wilayah Danamon dan anak perusahaannya yang berada di seluruh Indonesia dapat menentukan satu bentuk kegiatan dari empat kategori kegiatan pokok yaitu kegiatan pengumpulan, pengurangan dan pengelolaan sampah, kegiatan penghijauan wilayah dan pembuatan lubang biopori, kegiatan pembuatan penampungan air bersih dan sanitasi, dan kegiatan perbaikan sarana/fasilitas publik yang dibutuhkan dalam rangka pemeliharaan lingkungan.
Upaya ini dilakukan Danamon sebagai salah satu dukungan terhadap pengurangan aksi penebangan pohon dimana kayu merupakan bahan baku utama pembuatan kertas baru. Pohon yang sejatinya adalah paru-paru bumi karena peranannya yang mampu mengubah karbondioksida (Co2) menjadi oksigen (O2) dalam proses fotosintesisnya harus dipastikan kelangsungan hidup dan ekosistemnya agar dapat menjaga bumi sebagai sumber kehidupan yang sehat bagi generasi di masa depan.
Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi, mengatakan, “Sejalan dengan imbauan Kementerian Lingkungan Hidup, melalui kegiatan Bulan Kepedulian Lingkunganku ini, Danamon Peduli bersama keluarga besar Danamon, yaitu Adira Finance, Adira Insurance dan Adira Kredit mengajak masyarakat yang ada di lingkungan kerja untuk melakukan kegiatan pelestarian dan perawatan lingkungan hidup. Disadari atau tidak, perilaku manusia adalah salah satu penyebab utama rusaknya lingkungan, maka perubahan perilaku menjadi fokus usaha untukmelindungi lingkungan,” katanya.
Yayasan Danamon Peduli mengalokasikan dana bantuan senilai total Rp 4,5 milyar untuk rangkaian kegiatan Bulan Kepedulian Lingkunganku 2014 di seluruh Indonesia dengan melibatkan 2.244 cabang dan unit Danamon dan Adira, serta 6.577 karyawan yang menjadi relawan sampai dengan saat ini.
Secara khusus Yayasan Danamon Peduli memberikan dana bantuan untuk peningkatan sarana dan prasarana di TPST 3R Rawasari, Jakarta, meliputi perbaikan fisik bangunan tempat pengolahan sampah, pengadaan alat operasional riset dan pelatihan, serta pengadaan alat pengolahan sampah. Dengan bantuan tersebut, diharapkan tempat pengolahan sampah menjadi lebih baik dan menambah fungsinya menjadi pusat riset persampahan yang mencakup aspek hukum, kelembagaan, pendanaan, sosial budaya dan aspek teknologi. Saat ini, TPST 3R Rawasari Jakarta mengolah sampah 2-4 ton per hari dan menghasilkan kompos sekitar 200-400 kg per hari. Untuk tahun 2014 ditargetkan memberikan pelatihan pengolahan sampah kepada sekitar 300 orang.

