Koleksi busana Muslim Zaskia Mecca, kali ini berbeda dengan Meccanism yang berkonsep kasual. ‘BIA’, rancangan terbarunya ini lebih formal dan elegan.

Artis sekaligus perancang busana Muslim, Zaskia Adya Mecca, kini semakin memperkuat namanya di industri mode muslim lokal. Setelah sebelumnya membuat label busana bergaya kasual bernama Meccanism, ibu dua anak itu membuat koleksi premium dengan label ‘BIA’.
Koleksi busana Muslim terbarunya ini berbeda dengan label utamanya, Meccanism yang berkonsep lebih kasual. Menurut Zaskia, koleski BIA yang berkonsep formal ini dibuat untuk mengakomodir kebutuhan muslimah yang ingin tampil formal dan elegan.
“Baju muslim bagi aku udah banyak banget. Udah pakai baju, celana, hijab, nah, bagaimana caranya agar kelihatan nggak too much. Sebenarnya hijab kan buat kita nggak menarik perhatian. Jadi saya mau buat formal tapi tetap simple dan elegan,” tutur Zaskia Mecca, dalam sambutannya pada saat rilis perdana BIA yang berbarengan dengan Soft Launching Muslimarket.com di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (24/6).
Diceritakan Zaskia, koleksi perdana BIA terinspirasi dari desain arsitektural. Inilah mengapa banyak permainan color-block misalnya dibuat sebagai celana panjang dua warna, dan aksen kotak dalam warna kontras sebagai ornamen busana. Potongan asimetris dan struktural menjadi ciri khasnya.
Koleksi BIA juga dibuat lebih edgy, berbeda dari label Meccanism yang lebih feminin dan kasual dengan permainan warna dan detail yang lebih ceria. “Sulit buat aku pilih baju untuk ke pesta formal. Selama ini aku nggak pernah buat baju formal, jadi untuk label ini aku juga dibantu adikku. BIA mengambil dari namaku biar jadi ciri khasnya,” tambahnya.
Koleksi ini dijual perdana lewat situs belanja baru bernama Muslimarket.com. “Ini pertama kalinya saya menghadirkan koleksi busana formal dan bergabung dengan e-commerce yakni Muslimarket.com,” ujarnya.
Untuk membuat koleksi kali ini, Zaskia mengakui sangat tertantang. Lantaran, istri Hanung Bramantyo ini sebelumnya tidak pernah membuat busana formal dan terbiasa menghadirkan busana kasual. “Aku itu sebenarnya paling bingung kalau diminta bikin baju rapi. Tapi kali ini, aku merasa tertantang untuk membuatnya, dan aku berharap rancangan aku kali ini juga disukai oleh para wanita muslimah,” imbuhnya.

