Jika ke Masjid Nabawi, Madinah al Munawarrah, jangan sampai lupa ziarah ke Makam Nabi dan berdoa di taman surga.
Beberapa tempat di kota Madinah disarankan untuk diziarahi, selain karena pahalanya, dapat memberi isnpirasi untuk kita juga dalam rangka meningkatkan keimanan. Ziarah ke beberapa tempat ini bukan karena rukun umrahnya, melainkan disarankan.
Memang kebanyakan lokasi ziarah berada di dekat sekitar Masjid Nabawi. Namun, ada juga yang di luar kota Madinah. Biasanya yang di luar kota Madinah aadalah tempat terkait sejarah Islam. Untuk artikel ini, mari bahas tempat yang di sekitaran Madinah, khususnya di dalam Masjid Nabawi.
Masjid Nabawi
Mukmin mana yang tak ingin datang ke Masjid Nabawi, mesjidnya Rasululllah SAW? Sebagaimana (HR. Ahmad, Ibnu Huzaimah serta Hakim: “Shalat di masjidku ini (masjid Nabawi) lebih utama 1000 kali dibanding shalat di masjid lainnya kecuali pada masjidil Haram lebih utama 100.000 kali shalat daripada masjid lainnya”.
Masjid Nabawi adalah salah satu mesjid terbesar di dunia dengan luasan kini mencapai sekitar 165.000 m2.
Saran: Upayakan selalu shalat berjamaah di awal waktu dan mengkhatamkan Alquran setidaknya sekali saja di mesjid ini.
Raudhah, Sebagian dari Taman surga
Manusia di dunia melihat Raudhah sebagai sepetak bagian Masjid Nabawi yang letaknya antara makam Rasulullah SAW dan mimbar Rasululullah biasa berkhotbah. Raudhah memiliki panjang 22m dan lebar 15 m. Untuk memperjelas batasannya, area Raudhah ditandai dengan tiang-tiang warna kuning keemasan dan diberi karpet berwarna bunga-bunga hijau.
[bctt tweet=”Antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga” username=”my_sharing”]
Keutamaan Raudhah, Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah ketika ditanya mengenai hadits:
“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga”
Beliau menjelaskan: “Hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib dan Abu Hurairah dan beliau menilai hadits ini hasan gharib dari Ali. Juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Muslim dan selainnya dari jalan lain yang di dalamnya terdapat tambahan:
“Dan mimbarku (kelak) akan berada di atas telagaku”
Syaikh Abdullah bin Jibrin Rahimahullah sebagaimana dikutip dari Ar IslamWay juga mengatakan: “Raudhah adalah area di sekitar mimbar yang biasa digunakan oleh Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam untuk berkhutbah. Berdasarkan hadits yang telah disebutkan di atas, Raudhah ini termasuk dalam taman-taman surga. Oleh karena itu disunnahkan shalat di Raudhah baik shalat fardhu ataupun shalat sunnah.
Demikian juga disunnahkan i’tikaf atau duduk untuk berdzikir atau membaca Al Qur’an di sana. Karena beribadah di sana terdapat pelipat-gandaan pahala”.
Oleh karenanya tak heran jika ini adaalah sebagian Masjid Nabawi yang paling banyak didatangi jamaah. Berdesakan adalah biasa, tu jika kita berhasil masuk ke dalamnya. Biasanya kita harus menunggu giliran untuk diperblehkan masuk ke Raudhah. Ya, taman surga ini, pintunya dijaga oleh petugas keamanan Mesjid Nabawi. Kita akan diperbolehkan masuk, jika terdapat ruang kosong di Raudhah.
Posisi Raudhah memang bersebelahan dengan makam Rasulullah SAW, maka, jamaah biasanya lanjut ke makam atau sebaliknya, dari makam baru ke Raudhah.

Makam Rasulullah SAW
Rasulullah SAW dimakamkan di Masjid Nabawi bersama para sahabat, Abu Bakar AS Shiddiq dan Umar bin Khattab. Makam Nabi dijaga petugas keamanan Masjid Nabawi dan tertutup dinding dan tralis besi. Mukmin memang disunahkan mengunjunginya dan menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW.
[bctt tweet=”Dilarang ngalap berkah di Makam Nabi” username=”my_sharing”]
Saran: jangan berdoa, misal meminta sesuatu di samping makam Rasulullah SAW, karena memang tidak boleh. Jamaah hanya boleh mendoakan dan menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW.
[su_note note_color=”#f2b3b3″ text_color=”#040755″ radius=”5″]
Ziarah ke makam Rasulullah SAW dan berdoa di taman Surga lebih murah bersama Cahya Madina Tours& Travel.
[/su_note]

