wisata syariah banten
Pantai Tanjung Lesung. Dok: panoramadunia

Berwisata Religi ke Banten

[sc name="adsensepostbottom"]

Sejarah Kerajaan Islam Banten sejak abad ke-16 hingga abad ke-19 memang belum terkuak secara detail hingga saat ini. Namun, beberapa catatan menunjukkan bahwa Islam masuk ke Banten tak lepas dari ‘sentuhan’ Maulana Hasanuddin. Berdasarkan sejarah Banten, ia merupakan salah seorang putera dari Sunan Gunung Jati. Banten lama merupakan salah satu tempat yang cocok untuk dikunjungi bagi Anda yang ingin melakukan wisata religi. Provinsi ini juga memiliki keindahan pantai yang unik yang bisa disambangi.

Budaya

Budaya khas masyarakat Banten antara lain pencak silat, debus, rudad, umbruk, tari Saman, tari Topeng, tari Cokek, Dog-dog, Palingtung, dan Lojor. Sementara upacara adat yang terkenal adalah Seren Taun, yaitu rangkaian upacara ritual bercocok tanam padi yang dilakukan untuk menyampaikan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Di Banten terdapat suku Baduy Luar dan Baduy Dalam. Suku Baduy Dalam merupakan suku asli Sunda Banten yang tinggal di Desa Kanekes dan masih menjaga tradisi antimodernisasi.

wisata syariah banten
Pantai Tanjung Lesung. Dok: panoramadunia

Wisata Alam

  1. Pantai Carita

Pantai ini memadukan hamparan pasir putih kecoklatan sepanjang 3 kilometer yang landai dengan tetumbuhan khas pantai. Carita berada di tepi Jalan Raya Carita Labuan yang menjadi jalan utama penghubung ke berbagai tempat wisata di Banten.

  1. Pantai Anyer

Pesona pantai berpasir putih ini menyuguhkan pemandangan Gunung Krakatau yang legendaris dan mercusuar tua di Cikoneng yang historis. Pantai ini berada di tepi Selat Sunda, kecamatan Anyer, kabupaten Serang. Tepatnya 38 kilometer dari Kota Serang.

  1. Taman Nasional Ujung Kulon

Badak bercula satu merupakan primadona daya tarik lokasi ini. Taman nasional ini terletak di semenanjung paling barat Pulau Jawa, ditambah dengan beberapa pulau kecil seperti Pulau Peucang, Pulau Handeuleum, dan Pulau Panaitan.

  1. Desa Kanekes dan Suku Baduy

Kehidupan masyarakat Baduy yang memegang teguh adat istiadat merupakan daya tarik tersendiri bagi Anda yang berminat menelusuri budaya unik kearifan lokal. Desa ini berada di Kecamatan Leuwidamar sekitar 38 kilometer dari Rangkasbitung, atau sekitar 120 kilometer dari Jakarta. Desa Kanekes memiliki 56 kampung Baduy. Orang Baduy Dalam tinggal di kampung Cikeusik, Cikertawana, dan Cibeo, sedangkan orang Baduy Luar tinggal di 53 kampung lainnya.

  1. Pulau Umang

Pulau seluas 5 hektar ini terletak di kawasan objek wisata Pantai Pandeglang, berdekatan dengan kawasan wisata Tanjung Lesung. Di pulau ini terdapat resor yang ditata dengan sentuhan artistik alami.

  1. Pulau Dua/Pulau Burung

Setiap tahun antara April-Agustus, pulau seluas 30 hektar ini dikunjungi oleh sekitar 40 ribu burung dari 60 jenis yang datang dari benua Australia, Asia dan Afrika. Untuk mencapai pulau ini, Anda bisa menggunakan perahu tradisional atau perahu motor, atau bisa berjalan kaki selama 15-30 menit melalui daerah pertambakan di Desa Sawah Luhur, Kasemen.

  1. Pantai Tanjung Lesung

Pantai yang menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Provinsi Banten ini memiliki hamparan pasir putih mencapai 15 kilometer. Di sini Anda bisa belajar cara mentransplantasikan terumbu karang di lokasi konservasi yang ada di tengah laut.

  1. Pantai Karang Bolong

Sesuai namanya, pantai ini memiliki sebuah tebing karang yang bolong di tengahnya sehingga membuatnya berbeda dari pantai lainnya. Pantai ini terletak sekitar 50 kilometer dari Kota Serang.

Wisata Religi

wisata syariah banten
Masjid Agung Banten. Dok: wikipedia
  1. Masjid Agung Banten

Masjid yang berada di Desa Banten Lama, sekitar 10 kilometer sebelah utara Kota Serang, ini dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin. Atap masjid ini bertumpuk lima, mirip pagoda China.

  1. Masjid Agung Tanara

Masjid yang terletak di kampung Tanara, Banten ini juga merupakan peninggalan Sultan Maulana Hasanuddin.

  1. Masjid Agung Kenari

Masjid ini terletak di Kampung Kenari, sekitar 3 kilometer ke arah selatan dari Mesjid Agung Banten. Masjid ini adalah mesjid peninggalan Sultan Abdul Mufachir Muchmud Abdul Kadir.

Wisata Heritage

  1. Keraton Kaibon

Keraton yang berlokasi di Kampung Kroya, sebelah selatan sungai Cibanten ini dibangun untuk ibu Sultan Syafiudin, Ratu Aisyah. Meski keraton didesain sebagai tempat tinggal ibu raja, tampak bahwa ciri-ciri bangunan keislamannya tetap ada. Bangunan inti keraton ini adalah sebuah masjid dengan pilar-pilar tinggi yang megah.

  1. Keraton Surosowan

Situs keraton ini memiliki tiga gerbang masuk di sisi utara, timur dan selatan. Salah satu petirtaan terkenal di keraton yang ada di Desa Banten, Kecamatan Kaseman, Serang, ini adalah bekas kolam taman bernama Bale Kambang Rara Denok.

  1. Benteng Spelwijk
wisata syariah banten
Bagian dari benteng Speelwijk di senja hari. Foto: MySharing

Benteng yang dibangun VOC ini berada di Jl Karangantu, Serang. Benteng ini digunakan sebagai menara pemantau yang berhadapan langsung ke Selat Sunda, sekaligus berfungsi sebagai penyimpanan meriam.

  1. Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama

Di Museum Arkeologi Banten, Anda dapat menikmati berbagai keramik peninggalan Kesultanan Banten, senjata keris, tombak, baju kerajaan, mahkota, dan rumah adat suku Baduy. Museum ini terletak di sisi utara Masjid Agung Banten, sekitar 10 kilometer sebelah utara Kota Serang.

  1. Karangantu

Pelabuhan pertama Banten yang menjadi satu-satunya jalur keluar-masuk barang di masa Kesultanan Banten. Sampai hari ini pelabuhan yang terletak di Jl Pelabuhan Karangantu 2, Serang ini masih difungsikan oleh para nelayan sebagai pelabuhan kecil.

  1. Danau Tasikardi

Danau seluas 5 hektar ini dibangun sebagai pusat pengairan air ke sawah warga di masa Kesultanan Banten. Tepat di tengah danau ini terdapat pulau buatan yang konon menjadi tempat menyepi istri dan putra Sultan. Danau Tasikardi.

Transportasi

Pintu gerbang utamanya adalah Bandara Soekarno-Hatta. Untuk menjangkau Banten, Anda juga bisa memakai mobil atau motor melalui rute Jakarta-Serang. Tersedia bus di empat terminal di Banten, yaitu Terminal Pakupatan, Terminal Porisplawad, Terminal Labuan, dan Terminal Merak.