Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif – Arief Yahya, bahwa pihak Kerajaan Arab Saudi tertarik dengan pariwisata di Sumatera Barat sebagai destinasi wisata di Indonesia.
“Karena memang mereka sangat tertarik masuk (berinvestasi) pada sektor pariwisata di daerah itu (Sumbar),” jelas Arief Yahya baru-baru ini di Jakarta.
Menurut Arief, minat besar Arab Saudi terhadap potensi wisata Sumatra Barat, dikarenakan provinsi ini memiliki kekayaan wisata alam yang indah yang didukung dengan keunikan budayanya yang beragam. Salah satu tujuan wisata unggulan di provinsi ini misalnya, Kawasan Mandeh yang disebut juga Raja Ampatnya Sumatera. Sumatera Barat sendiri memang diharapkan oleh Pemerintah untuk bisa menjadi acuan industri pariwisata halal di Indonesia, dalam rangka Indonesia bisa menjadi daerah tujuan wisata halal nomor satu di dunia pada 2019.
Kunjungan kenegaraan Raja Salman dari Arab Saudi pada 1-9 Maret 2017 ini memang terkait dengan rencana investasi yang akan dilakukan pihak Kerajaan Arab Saudi di Indonesia. Kabarnya, rencana investasi dari Kerajaan Arab Saudi akan memakan biaya investasi sebesar 25 miliar USD. Nah, salah satu investasi Kerajaan Arab Saudi yang akan dikembangkan di Indonesia adalah di sektor pariwisata.
Menurut Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Kementerian Pariwisata – Riyanto Sofyan, jumlah investasi Kerajaan Arab Saudi pada sektor pariwisata di Indonesia diperkirakan akan mengkomposisi sampai 40% dari jumlah investasi keseluruhan. Hal tersebut dikarenakan investasi di sektor pariwisata akan lebih cepat hasilnya dibandingkan di sektor lainnya.
Riyanto lalu menambahkan, bahwa provinsi Sumatra Barat memiliki prospek yang sangat bagus untuk pengembangan wisata halal berkerjasama dengan Kerajaan Arab Saudi tersebut. Apalagi kini Sumatra Barat juga sudah mempunyai nama di industri wisata halal dunia, dengan keberhasilan provinsi ini menyabet tiga penghargaan bergensi dalam ajang World Halal Tourism Award tahun 2016 lalu. Seperti kita telah ketahui, Sumatra Barat berhak atas gelar World’s Best Halal Culinary Destination, World’s Best Halal Destination dan World’s Best Halal Tour Operator dalam World Halal Tourism Award 2016.
Di ajang lokal pun, Sumatera Barat juga berhasil meraih empat penghargaan “Kompetisi Pariwisata Halal Nasional” (KPHN) oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, dengan memenangkan kategori destinasi wisata halal terbaik, kuliner halal terbaik, biro perjalanan wisata halal terbaik, dan restoran halal terbaik.

