Pada abad 16 setelah runtuhnya kerajaan Majapahit Hindu, kerajaan Islam muncul di Demak dan sejak itulah Islam disebarkan di Jawa Tengah. Maka, tak heran jika Jawa Tengah kaya akan kebudayaan dan tradisi warisan agama Hindu dan Budha, serta pengaruh Islam. Dengan sejarah penuh warna, Jawa Tengah juga mempunyai keindahan wisata alam dan sejarah yang menakjubkan.
Budaya
Saah satu mahakarya budaya Jawa Tengah adalah batik. Setiap daerah memiliki corak dan ciri khas batik tulis yang berbeda-beda. Sementara, wayang kulit menjadi kesenian yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Kesenian budaya Jawa Tengah lainnya, yaitu Ketoprak (seni pentas dengan bermacam tema cerita, umumnya legenda atau sejarah Jawa).

Wisata Alam
- Dataran Tinggi Dieng
Di tempat ini Anda dapat melihat candi bercorak Hindu dengan arsitektur indah nan unik. Di sini juga ada Dieng Plateau Theater yang menyediakan informasi kejadian alam sekitar Dieng. Daerah ini terletak sekitar 30 kilometer dari kota Wonosobo, tepatnya di perbatasan Banjarnegara dan Wonosobo.
- Batu Raden
Tempat yang terletak sekitar 14 kilometer sebelah utara Purwokerto ini menempati sebuah daerah menarik di Lereng Gunung Slamet, yang memiliki ketinggian 650 meter di atas permukaan laut. Di sini Anda bisa menjelajahi hutan pinus, berjalan di kebun yang hijau, dan mandi air panas.
- Wonosobo
Kota kecil Wonosobo memiliki pemandangan pegunungan yang indah dengan suhu rata-rata 24 derajat celcius. Udara pegunungan yang sejuk menjadikan kota ini cocok sebagai tempat bersantai.
- Karimun Jawa
Berlokasi sekitar 83 kilometer di barat laut kota Jepara, Karimunjawa adalah gugusan pulau dengan hamparan pasir putih, yang meliputi 27 pulau dalam 1 kecamatan dan terbagi dalam 3 desa. Karimunjawa memiliki kekayaan ekosistem flora dan fauna mulai dari terumbu karang, hutan mangrove, hutan pantai, hingga hutan dataran rendah.
- Telaga Warna Dieng
Untuk mencapai telaga yang berlokasi di Kecamatan Kejajar, Wonosobo ini Anda dapat berkendara sekitar 25 kilometer dari Wonosobo. Di sini Anda akan merasakan suasana mistis yang hening disempurnakan oleh kabut putih dan pepohonan yang melingkupinya.
Wisata Religi
- Masjid Agung dan Makam Raja Demak

Pendiri masjid yang berlokasi di Jl Raden Patah, Desa Kauman, ini diperkirakan adalah Raden Patah, raja pertama Kesultanan Demak. Di dalam lokasi kompleks masjid ada beberapa makam raja Kesultanan Demak dan para abdinya, dan juga ada Museum Masjid Agung Demak.
- Makam Sunan Kalijaga
Sunan Kalijaga adalah salah satu penyebar Islam di Jawa. Makamnya ada di Desa Kadilangu, dekat Kota Demak.
- Masjid Menara Kudus
Masjid yang menjadi bukti sejarah perpaduan antara budaya Islam dan Hindu ini dibangun oleh Sunan Kudus dengan menggunakan batu Baitul Maqdis dari Palestina sebagai batu pertama. Menara masjid yang terletak di Desa Kauman, Kudus, ini serupa dengan candi.
Wisata Heritage
- Candi Borobudur
Monumen Budha terbesar di dunia ini dibangun pada masa Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra pada tahun 824. Candi ini memiliki 504 patung Budha, 72 stupa terawang, dan 1 stupa induk. Di candi ini ada 2672 panel relief yang apabila disusun berjajar panjangnya mencapai 6 kilometer.
- Keraton Surakarta Hadiningrat
Istana ini menjadi saksi bisu penyerahan kedaulatan Kerajaan Mataram oleh Sunan Pakubuwono II kepada VOC Belanda tahun 1749. Setelah Perjanjian Giyanti tahun 1755, keraton ini dijadikan istana resmi Kasunanan Surakarta hingga sekarang.
- Sangiran
Situs arkeologi manusia purba terlengkap di Asia ini berada di kaki Gunung Lawu, atau sekitar 15 kilometer utara Surakarta di Lembah Sungai Bengawan Solo. Di sini Anda dapat melihat sekitar 13.809 koleksi fosil dan manusia purba.
- Semarang
Di ibukota Jawa Tengah yang terletak di Pantai Utara Jawa ini, Anda dapat merasakan harmonisasi budaya Jawa bersama budaya Cina, Arab, dan Belanda. Anada dapat melihat pengaruh budaya yang heterogen ini dengan mengunjungi kawasan Kauman, Pecinan, dan Kota Lama.
- Lawang Sewu
Gedung peninggalan Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij ini berada di bundaran Tugu Muda, Semarang. Gedung tua ini pernah menjadi lokasi pertempuran berdarah antara Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai Jepang.
Transportasi
Pintu masuk utama jalur udara adalah Bandara Ahmad Yani di Semarang dan Bandara Adi Sumarmo di Surakarta. Selain itu, juga terdapat Bandara Dewandaru di Jepara, Bandara Tunggulwulung di Cilacap, dan Bandara Wirasaba di Purbalingga. Penerbangan dari Jakarta ke Semarang atau Surakarta dapat ditempuh dalam 45-50 menit. Sementara, jalur laut ke Jawa Tengah bisa diakses melalui Pelabuhan Tanjung Emas, serta Pelabuhan Cilacap. Jawa Tengah juga bisa diakses melalui jalur darat, antara lain melalui jalur Pantura (Jakarta-Semarang-Kudus-Surabaya-Banyuwangi), jalur Tegal-Purwokerto, jalur lintas selatan (Bandung-Yogyakarta-Surakarta-Madiun-Surabaya), serta jalur Semarang-Solo.

