World Zakat Forum (WZF) berupaya memanfaatkan zakat untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat idi dunia.
Sekretaris WZF Ahmad Juwaini mengatakan, Konferensi Zakat Dunia atau WZF ini akan membahas upaya pengentasan kemiskinan, “Bagaimana memanfaatkan zakat untuk mengatasi kemiskinan, karena kita semua ketahui, kemiskinan masih menerpa banyak negara-negara Muslim,” ujar Ahmad dalam konferensi pers WZF 2017 di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (15/3).
Dari data yang diliris Persikatan Bangsa-Bansga (PBB) pekan lalu, kata Ahmad, bahwa di empat negara yaitu sekitar 20 juta orang yang hidup dibawah garis kemiskinan atau kelaparan.
“Itu baru 4 negara, belum negara lainnya. Jadi diperkirakan di negara-negara Muslim itu ada 60 juta orang yang hidup dibawah garis kemiskinan.Karena itu, kita berupaya kalau zakat itu dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kemiskinan,” ujar Ahmad.
- CIMB Niaga Launching Preferred BOSS di Wealth Xpo 2026, Solusi Terintegrasi Pengusaha Mengembangkan Bisnis dan Kelola Kekayaan
- Sinergi Bank Muamalat dan RS PMI Bogor Perkuat Keuangan Syariah dan Gerakan Sosial
- Jumlah Peserta DPLK Syariah Muamalat Terus Meningkat
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
Menurut Ahmad, WZF ini adalah forum kerja sama lembaga-lembaga zakat sedunia. Konferensi WZF ini diselenggaraan bertujuan untuk merevitalisasi peran zakat dalam mengambil bagian dari masalah sosial-ekonomi yang terkait dengan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
Forum WZF ini diselenggarakan untuk mencari solusi-solusi lebih baik dari segi pemikiran zakat fikih terutama progrom-programnya yang bisa digunakan untuk mengatasi kemiskinan. “WZF juga berupaya untuk melahirkan panduan pengelolaan zakat secara managemen dan fikih,” pungkas Ahmad.

