Fikih, usul fikih, dan al-qawa’id al-fiqhiyyah tidak bisa dipisahkan dari aktivitas ekonomi syariah. Baca analisa mendalam dari Muhammad Zaki, Ketua Prodi Ekonomi Syariah STAI Yasni Muara Bungo.
Fikih merupakan seperangkat aturan hukum atau tata aturan yang menyangkut kegiatan manusia dalam berinteraksi, bertingkah laku dan bersikap yang bersifat lahiriah dan amaliah. Fikih merupakan hasil penalaran dan pemahaman yang mendalam terhadap syariah yang dilakukan oleh para mujtahid berdasarkan pada dalil-dalil yang terperinci. Fikih terbatas pada hukum-hukum yang bersifat aplikatif dan furu’iy (cabang) dan tidak membahas perkara-perkara i’tiqady (keyakinan) walaupun pada awal kemunculannya merupakan bagian yang tidak terpisah.
Usul fikih adalah seperangkat pedoman, aturan-aturan atau kaedah-kaedah yang membatasi dan menjelaskan cara-cara yang harus diikuti oleh seorang mujtahid dalam upayanya menggali dan melahirkan hukum syarak dari dalil yang telah ada, baik dalam Alquran maupun sunnah.
Al-qawa’id al-fiqhiyyah dapat diartikan sebagai himpunan kaedah-kaedah fikih yang umum yang meliputi seluruh cabang masalah-masalah fikih yang menjadi pedoman untuk menetapkan hukum setiap masalah-masalah fikih baik yang telah ditunjuk oleh nas maupun yang sama sekali belum ada nasnya. Ulama membagi kaedah fikih (al-qawa’id al-fiqhiyyah) kedalam dua bagian, yaitu, kaidah fikih induk/dasar (al-qawa’id al-fiqhiyyah al-asasiah), dan kaidah fikih yang bersifat umum (al-qawa’id al-fiqhiyyah gairu asasiah). Tujuan al-qawa’id al-fiqhiyyah adalah untuk memudahkan mujtahid dalam meng-istinbat-kan hukum yang sesuai dengan tujuan syarak dan kemaslahatan manusia dan sebagai suatu jalan untuk mendapat kemaslahatan dan menolak kerusakan serta cara mensikapi kedua hal tersebut.
Fikih, usul fikih, dan al-qawa’id al-fiqhiyyah tidak akan bisa dipisahkan dari aktivitas ekonomi syariah, terutama dalam menghadapi perkembangan ekonomi secara umum seperti saat ini. Bahkan ketiga disiplin ilmu tersebut merupakan landasan bagi terjadi aktivitas ekonomi syari’ah agar berjalan sesuai kehendak Allah swt.
[su_box title=” Baca Seri ‘Usul Fikih dan Pengembangan Ekonomi Islam’ oleh Muhammad Zaki, Ketua Prodi Ekonomi Syariah STAI Yasni Muara Bungo di Blog Ekonomi Syariah.” style=”soft” box_color=”#cc3333″ radius=”5″]
- Usul Fikih dan Pengembangan Ekonomi Islam
- Pengertian Fikih Secara Bahasa dan Istilah
- Ruang Lingkup dan Objek Kajian Fikih
- Usul Fikih: Pengertian Secara Bahasa
- Ruang Lingkup dan Objek Kajian Usul Fikih
- al-Qawa‘id al-Fiqhiyyah
- Kedudukan Fikih, Usul Fikih dan al-Qawa’id al-Fiqhiyyah dalam Ekonomi Syariah
[/su_box]


