Australia Tingkatkan Produksi Daging Sapi Halal

[sc name="adsensepostbottom"]

Di tengah kian menariknya pasar halal, produsen daging sapi terbesar di Australia meningkatkan produksinya, dan semua dagingnya dilabeli halal.

Halal-MeatDari Marketwired, ADM Capital mengumumkan bahwa mereka baru saja memberikan pinjaman USD 18Juta untuk membiayai rights issue antara pemegang saham Yeeda Pastoral Company. Yeeda adalah produsen daging sapi terbesar di Australia. Yeeda memiliki 85.000 ekor sapi dan 1,5 juta hektare lahan.

Daging sapi yang dihasilkan Yeeda, semua berlabel “halal” . Daging-daging itu memang dikualifikasi untuk ekspor ke negara-negara Islam di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia seperti Indonesia.

“Kami melihat pertumbuhan yang kuat dalam permintaan untuk daging sapi seiring dengan meningkatnya pendapatan dan pola diet di Asia. Hal ini ditambah dengan masalah keamanan makanan di China. Memberi kami kepercayaan diri yang kuat di masa depan untuk produksi daging sapi halal Australia dan di Yeeda, “kata Chris Botsford, Pendiri ADM Capital, manajer investasi dengan lebih dari dua dekade pengalaman investasi di Asia.

“Adalah aspek halal yang terutama menarik bagi kami sebagai tim. Kami pun menghabiskan banyak waktu di Indonesia, Malaysia, dan Timur Tengah dan telah menyaksikan tingginya kebutuhan produk halal, termasuk daging sapi halal,” tambah Botsford.

ADM Capital percaya bisnis daging sapi halal ini ini bisa menjadi salah satu dari banyak bisnis yang menarik bagi pihaknya di masa depan.[su_pullquote align=”right”]”Adalah aspek halal yang terutama menarik bagi kami sebagai tim. Kami pun menghabiskan banyak waktu di Indonesia, Malaysia, dan Timur Tengah dan telah menyaksikan tingginya kebutuhan produk halal, termasuk daging sapi halal”[/su_pullquote]

Sementara itu, “Saya senang dengan kecepatan dan fleksibilitas yang ADM Capital telah berikan untuk merespon kebutuhan pembiayaan kami,” kata Mervyn Key, Pendiri Yeeda Pastoral Company.

Sebagaimana diketahui, populasi Muslim dunia mendekati 1,8 miliar orang, atau sekitar seperempat dari populasi seluruh dunia. Muslim diproyeksi akan mengomposisi 36% dari populasi dunia pada 2025. Saat ini, Asia Tenggara dan Timur Tengah adalah dua pasar yang kuat untuk produk makanan halal. Produsen unggas utama Amerika Serikat (AS) mengekspor ke pasar-pasar utama dunia, sedangkan pemasok sekunder menyediakan daging sapi halal. Sumber utama daging sapi halal di pasar ini adalah Australia dan Selandia Baru.