Dok. Dailycal

Halal Guys Ekspansi ke Toronto

[sc name="adsensepostbottom"]

Waralaba restoran Timur Tengah yang populer di New York, Halal Guys, melebarkan sayapnya ke Toronto, Kanada.

Dok. Dailycal
Dok. Dailycal

Setelah memulai bisnis makanan halal di New York sejak 25 tahun lalu, Halal Guys kian berekspansi. Tak hanya di kota berjulukan Big Apple itu, Halal Guys juga hadir di Houston, Washington DC, California Selatan, Chicago, dan yang terbaru di Toronto. Ekspansi bisnis tersebut dibantu oleh perusahaan konsultasi waralaba Fransmart.

“Kami menyukai pasarnya. Toronto sangat hebat,” ujar Chief Executive Officer Fransmart Dan Rowe, dikutip dari laman The Star, Rabu (22/7). Ia pun berharap rekan waralaba Halal Guys di Toronto dapat segera menemukan lokasi restoran, sehingga bisnisnya dapat dibuka pada musim semi ini. Pihaknya pun berencana mulai membuka cabang di pusat kota sebelum meluas ke pinggiran kota dan daerah lainnya di Ontario. Baca: Kanada Gelar Halal Food Fest

Makanan Halal Guys yang berporsi besar dengan harga sangat terjangkau ini menjadi idola para kaum muslim New York di masa awalnya. Namun, tambah Rowe, Halal Guys populer tak hanya di kalangan muslim, namun juga non muslim. Setidaknya 75 persen konsumen Halal Guys adalah non muslim yang menghargai makanan dengan harga terbaik. Makanan ala Timur Tengah yang ditawarkan seperti roti pita, nasi, falafel, dan ayam.

Konsumen Halal Guys Ayaz Hyder pun telah menjadi pelanggan sejak 15 tahun silam. Pria yang tumbuh besar di Toronto dan kini tinggal di New Jersey ini rela mendatangi Halal Guys yang berada di New York demi untuk mendapatkan makanan halal tersebut. “Saya seorang muslim yang selalu mencari pilihan makanan halal yang baru buka,” kata Hyder. Baca: Berburu Makanan Halal di New York

Pemerhati tren makanan dari Technomic Inc, Kelly Weikel mengatakan Halal Guys merupakan contoh teranyar bangkitnya restoran cepat saji bergaya kasual dengan menyajikan makanan yang lebih berkualitas dari makanan cepat saji lainnya, sembari masih tetap dapat menjaga harga yang murah. “Ini membuktikan adanya area tengah antara layanan yang cepat dengan harga yang murah namun tak terlalu elit,” imbuh Weikel.

Dalam enam tahun terakhir restoran kasual cepat saji tumbuh 58 persen di Amerika Serikat dengan pangsa pasar sejutar 15 persen. “Ketika terjadi resesi, restoran kasual itu merupakan satu-satunya tempat makanan yang tumbuh,” tukas Weikel. Kendati saat ini pangsa restoran kasual cepat saji di Kanada hanya empat persen, hal tersebut membuka ruang luas bagi Halal Guys untuk berkembang.