Omron Corporation, perusahaan dalam bidang teknologi penginderaan dan kendali, meyakini bahwa otomatisasi industri merupakan faktor kunci bagi industri nasional Indonesia sukses menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Hal ini disampaikan dalam diskusi antara para eksekutif Omron Indonesia dengan media serta pakar robotik dan mekatronik nasional, Dr. Ir. Endra Pitowarno, M.Eng. Bincang media ini diadakan bersamaan dengan pembukaan pameran Omron di Manufacturing Indonesia 2015, dari tanggal 2 hingga 5 Desember 2015 di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran.
“Dengan mulai diberlakukannya MEA, kami ingin membantu industri nasional memanfaatkan peluang untuk lebih berkembang terutama dalam industri otomotif, makanan dan minuman, Original Equipment Manufacturer (OEM), dan infrastruktur,” tutur Managing Director PT Omron Electrionics – Budi Sutanto.
“Khususnya sektor manufaktur di negara berkembang seperti Indonesia, dimana produktivitas, fleksibilitas produksi dan kualitas produk masih merupakan masalah utama. Dengan lebih dari 23 tahun pengalaman di pasar Indonesia, kami meyakini bahwa teknologi otomatisasi dapat memberikan dukungan yang diperlukan sektor manufaktur Indonesia,” lanjut Budi Sutanto.
- Transaksi Nirsentuh dan Debit Online Kartu Shar-E Debit Bank Muamalat Terus Meningkat
- Bank Mega Syariah Perkuat Segmen Lifestyle via METRO Modest Fashion Week
- CIMB Niaga Umumkan Pemenang Beasiswa Jurnalis dan 4 Karya Terbaik Sustainability Journalism Fellowship 2026
- Bank Muamalat dan BMM Hadirkan CWLD Seri 001 untuk Program Gerobak Surya UMKM
Dr. Ir. Endra Pitowarno, M.Eng, Dosen Teknik Elektro Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), dan penggagas Kontes Robot Indonesia (KRI), mengatakan, “Perkembangan berkelanjutan sektor manufaktur Indonesia akan sangat bergantung kepada sukses tidaknya industri nasional beralih dari produk padat karya menuju produk yang memiliki nilai tambah tinggi, dan mempersingkat waktu produksi sampai menjadi produk akhir. Oleh karena itu, investasi dalam teknologi otomatisasi yang memungkinkan manusia bekerja secara harmonis dengan mesin untuk meningkatkan produktivitas, sangatlah penting.”
Menurut Endra Pitowarno, guna mendukung kemajuan industri nasional, penerapan teknologi otomatisasi dan robotika juga harus didukung oleh para ahli di bidang ini.
“Kami menyambut kalangan industri seperti Omron untuk bekerjasama dengan lembaga pendidikan, berbagi pengetahuan dan keahlian untuk mendidik para calon insinyur masa depan,” demikian Endra Pitowarno.

