Untuk mendukung gerakan halal, PT Pos Indonesia akan memasukkan materi soal kehalalan dalam kurikulum di Sekolah Logistik. Penerapan kurikulum ini bertujuan untuk mendukung logistik halal.

Selama ini, lanjut dia, perusahaan yang dipimpinnya memiliki sekolah tinggi. Untuk mengembangkan gerakan halal, maka di sekolah tersebut akan menambahkan materi soal kehalalan dalam kurikulumnya.
“Kita punya Sekolah Tinggi Logistik atau Politeknik Logistik. Ini tinggal saya mereviuw kurikulumnya. Bahwa kehalalan masuk dalam kurikulum. Jadi, kalau ada yang mau belajar halal, tempatnya ada di sekolah tinggi milik PT Pos ini,” kata Gilarsi, dalam Workshop Nasional Gerakan Halal di Gedung Serba Guna Salma ITB, Selasa (15/12), seperti dilansir dari Republika.
- BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung
- CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien via Cathay Travel Fair 2026
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Transaksi Sertifikasi Halal Secara Daring
- BCA Syariah, BEI dan Henan Sekuritas Berkolaborasi untuk Edukasi Keuangan Syariah Bagi Mahasiswa PNJ
Menurutnya, penambahan kurikulum kehalalan ini dalam rangka menciptakan ahli-ahli di bidang halal untuk mendukung Indonesia menjadi kiblat gerakan halal dunia. Jika gerakan halal itu diseriusi oleh pemerintah, akan membutuhkan banyak tenaga kerja. ”Kami akan membantu menciptakan insan-insan ahli dalam bidang industri kehalalan, terutama dalam soal logistik halal,” tegas Gilarsi.
Sebagai BUMN yang bergerak di bidang distribusi, tentu PT Pos memiliki jaringan hingga ke pelosok terpencil Indonesia. Ini menurutnya, bisa dimanfaatkan untuk mendistribusikan produk-produk halal ataupun menemukan lokasi yang bisa dikembangkan gerakan halal.
Menurutnya, gerakan halal itu tidak hanya dikembangkan dari segi wisata saja, tapi produk-produk yang bisa diekspor Indonesia harus dikonsepkan secara halal. ”Kami punya networking di seluruh Indonesia sampai ke polosok. Ini sebuah kesempatan kalau mau cari distribusi produk halal sampai ke polosok, kami bisa lakukan itu,” pungkasnya.

