Indonesia sukses meraih destinasi halal dunia. Dua investor Timur Tengah pun akan menanamkan modal di Indonesia pada sektor wisata halal.

Ma’ruf menyampaikan, dalam pertemuan itu Presiden Jokowi mendukung penuh upaya wisata halal dan wisata syariah. Dukungan pemerintah sudah terbukti dengan menggeser posisi Malaysia dari peringat pertama dalam kategori wisata halal pada acara World Halal Travel Award 2015 di Uni Emirat Arab (UEA) Oktober 2015 lalu.
Dalam ajang itu Indonesia meraih penghargaan sebagai World’s Best Halal Tourism Destination (Lombok-Nusa Tenggara Barat), World’s Best Halal Honeymoon Destinantion (Lombok), dan Wolrd’s Best Family Frendly Hotel (Sofyan Hotel). “Kita sudah menggeser Malaysia, Indonesia nomor satu dunia,” kata Ma’ruf , di Jakarta, Selasa (5/1).
- CIMB Niaga Business Summit 2026 Usung Vision Made Possible Dukung Perusahaan Indonesia Tumbuh Berkelanjutan
- Prudential Syariah Luncurkan Asuransi Jiwa PRUCare 360 Syariah
- Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak Signifikan, Tembus Rp1,9 Triliun
- BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat
Ma’ruf menegaskan, ini kemenangan yang membanggakan dan tentunya harus lebih fokus mengembangkan Indonesia sebagai destinasi halal dunia. Bahkan, kata dia, sudah ada investor asing yang melirik Indonesia dalam pengembangan wisata halal.” Kita sudah terima tawaran investasi Arab Saudi di Sumatera Barat dan Emirat di NTB, mau membuat wisata syariah representatif yang menarik wisatawan lebih besar lagi,” ujar Ma’ruf.
Seperti diketahui, konsep wisata syariah adalah kegiatan rekreasi yang disertai dengan nilai-nilai Islami. Pengembangan wisata syariah memperoleh dukungan luas dari baik dari pemerintah maupun pelaku usaha.
[bctt tweet=”MUI: Sudah ada tawaran investasi #WisataHalal untuk Sumbar dan NTB dari Arab Saudi dan Emirat”]

