Tahun 2015, Adira Insurance mencatat kenaikan premi bruto sebesar Rp 2,2 triliun.

Meryati menegaskan, upaya tersebut terbuktikan Adira Insurance mengalami kenaikan premi bruto di tahun 2015 menjadi Rp 2,2 triliun.
“Kinerja underwriting Adira Insurance tercatat lebih baik. Secara year on year underwriting surplus di tahun 2015 mengalami kenaikan 15 persen menjadi Rp 116 miliar,” kata Meryati dalam rilisnya yang diterima MySharing, Jumat (22/1). Baca: Adira Insurance Patuh POJK.
- BPKH dan Bank Muamalat Gelar Synergy Roadshow 2026 di Bandung
- CIMB Niaga dan Cathay Hadirkan Solusi Perjalanan Internasional Lebih Efisien via Cathay Travel Fair 2026
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Transaksi Sertifikasi Halal Secara Daring
- BCA Syariah, BEI dan Henan Sekuritas Berkolaborasi untuk Edukasi Keuangan Syariah Bagi Mahasiswa PNJ
Masih di tahun 2015, lanjut dia, Adira Insurance memperoleh hasil investasi lebih dari Rp 289 miliar. Laba bersih juga meningkat 9 persen menjadi Rp 426 miliar. Total aset pun mengalami kenaikan sekitar hampir 6 persen menjadi lebih dari Rp 4,9 triliun. Dari sisi equity mengalami kenaikan sekitar 18 persen menjadi lebih dari Rp 1,5 triliun.

