Nilai industri pariwisata syariah diperkirakan lebih dari 150 miliar dolar AS.

Konferensi Wisata Halal akan digelar di Konya, Turki pada 3-5 Mei 2016 mendatang. Delegasi dari sejumlah pelaku industri pariwisata halal dari Eropa, Timur Tengah dan Asia pun akan datang meramaikan event tersebut. Tak hanya konferensi, event itu juga akan dimeriahkan oleh pameran lebih dari 100 entitas bisnis selama tiga hari.
Konferensi yang mengangkat tema “Mengembangkan Industri Pariwisata Halal” ini akan diisi oleh beberapa pembicara utama, diskusi panel, dan workshop. Selain itu, sejumlah proyek dan kampanye baru terkait wisata halal juga akan diluncurkan di konferensi tersebut.
Lebih dari 1000 delegasi diperkirakan akan hadir di konferensi internasional wisata halal ini, setelah pada tahun sebelumnya sukses digelar di Andalusia, Spanyol. Konferensi ini akan penuh dengan perwakilan dari badan pariwisata, agen wisata, operator tur, hotel, maskapai penerbangan, biro haji dan umrah, lembaga keuangan, dan bisnis makanan dan minuman.
Penyelenggara konferensi dari CM Media Bilal Domah menuturkan, konferensi wisata halal ini akan menjadi tolok ukur bagi industri pariwisata halal. “Kami memiliki delegasi yang berdatangan dari berbagai belahan dunia, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Malaysia, Afrika Selatan, Singapura, Kuwait, Indonesia dan Inggris,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima MySharing, Selasa (19/4).
Workshop dan topik diskusi yang akan dibahas di event ini diantaranya Pariwisata Halal dan Teknologi, Peluang dan Tren di Pasar Muslimah dan Kaum Muda, Peluang bagi Destinasi Eropa, Bagaimana Memenuhi Permintaan Wisatawan Muslim di Abad 21, dan Integrasi Pariwisata dan Teknologi demi Memenuhi Pengalaman Wisata Halal. Konferensi ini akan dilaksanakan di Mevlana Cultural Center di Konya, Turki.
Pada 2015 diperkirakan ada 117 juta wisatawan Muslim yang bepergian, atau pangsanya hampir 10 persen dari total wisatawan dunia. Angka itu diperkirakan akan meningkat menjadi 168 juta wisatawan muslim pada 2020 dan pangsanya mencapai 11 persen. Nilainya diperkirakan akan melampaui 200 miliar dolar AS.
[bctt tweet=”Pada 2015 ada 117 jt wisatawan Muslim atau hampir 10% dr total wisatawan ” username=”my_sharing”]

