Dalam upaya mengentaskan kemiskinan, World Zakat Forum (WZF) menjalankan tiga misi. Apa saja?
Sekertaris World Zakat Forum (WZF) Ahmad Juwaini mengatakan, konferensi tersebut juga menggelar suksesi pemilihan sekretaris jenderal (sekjen) WZF yang baru.
Menurutnya, Forum WZF dan pemilihan sekjen ini diadakan setiap tiga tahun sekali dengan mengundang orang-orang yang bekerja ada urusan dan kegiatan zakat dari berbagai belahan dunia termasuk dari negara non Muslim.
Ahmad berharap dengan terpilihnya nanti sekjen WZF yang baru, menghasilkan opersional dan pergerakan WZF akan lebih baik, terutama pada tiga misil. Yaitu, pertama, memperbanyak negara-negara yang terlibat dalam WZF. Kedua adalah bagaimana meningkatkan gagasan dan pemikiran WZF baik secara managemen maupun secara fikih. Adapun misi ketiga, yaitu bagaimana melakukan sinergi perzakatan dunia ini, terutama mengatasi kemiskinan dan bencana.
- CIMB Niaga Launching Preferred BOSS di Wealth Xpo 2026, Solusi Terintegrasi Pengusaha Mengembangkan Bisnis dan Kelola Kekayaan
- Sinergi Bank Muamalat dan RS PMI Bogor Perkuat Keuangan Syariah dan Gerakan Sosial
- Jumlah Peserta DPLK Syariah Muamalat Terus Meningkat
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
“Jadi tiga misi ini nantinya, bisa diemban oleh kepengurusan WZF yang baru. Mudah-mudah lebih baik dari masa tiga tahun yang sudah lewat. Sebagaimana menghasilkan gagasan dan pemikiran dalam mengatasi kemiskinan,’ ujar Ahmad.
WZF 2017 diadakan di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta pada 14-16 Maret. Periode 2014, forum tersebut digelar di New York, Amerika Serikat. Anggota WZF terdiri dari Indonesia, Arab Saudi, Bosnia Herzegovina, Maroko, Malaysia, Bangladesh, Sudan, Brunei Darussalam, Uganda, Nigeria, India, Jepang, Australia, Vietnam, Kamboja dan Cyprus.

