Acara Tazkia Masuk Desa membantu sedikitnya 190 keluarga mendisiplinkan keuangannya.
Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Tazkia mengadakan acara Tazkia Masuk Desa (TMD) pada 1 September 2018. Acara dihadiri setidaknya oleh 190 orang, yaitu ibu rumah tangga dari wilayah pedesaan sekitar Bogor.
Program ini diadakan dengan dukungan dana hibah dari Direktorat Pendidikan Tinggi Agama Islam (DIKTIS). “Selain untuk di Indonesia, dana hibah ini juga akan digunakan untuk penelitian dan program pemberdayaan di Lahore, Pakistan dan Giza, Mesir” kata Sugiyarti Fatma Laela, Ketua Tim Penerima Hibah Tazkia.
Peneliti Tazkia, Yaser Syamlan yang juga terlibat dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk membiasakan kedisiplinan keuangan. Peserta akan diajarkan bagaimana mencatat aktifitas bisnis, pendapatan dan pengeluaran keuangan keluarga serta perencanaan masa depan sesuai dengan yang tertulis dalam buku Best Seller Sakinah Finance yang disusun oleh Murniati Mukhlisin dan Luqyan Tamani, pengajar di STEI Tazkia.
- Asosiasi DPLK dan DPLK Syariah Muamalat Inisiasi Sinergi Ekosistem Syariah bagi Sektor Informal
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
Dalam observasi awal, banyak peserta merasa sangat asing, tidak paham dan tidak mau mendisiplinkan keuangannya. “Hal ini dikarenakan tingkat pendidikan peserta yang masih sangat rendah. Namun dengan pembiasaan maka peserta akan merasakan aktifitas keuangan ini ringan”, kata Yaser.
Untuk memastikan peserta melakukan program ini secara kontinyu, akan dilakukan pengecekan ke lapangan setiap dua minggu sekali dengan bantuan tim lapangan dari Baitul Tamkin Tazkia Madani.
Program diharapkan dapat menaikkan taraf hidup para peserta sesuai dengan kriteria kesejahteraan yang disusun oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).



