Data investor menjadi suatu hal penting dalam industri pasar modal. Selain sinergi dengan industri perbankan, hal lainnya yang menjadi fokus Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam pengembangan infrastruktur adalah terkait dengan pengkinian data investor pasar modal Indonesia.

Direktur Utama KSEI, Heri Sunaryadi, mengatakan untuk mendukung proses pengkinian data, pihaknya telah menyiapkan modul Static Data Investor (SDI) pada sistem C-BEST pada Desember 2013. “Sebagai upaya dalam membentuk database investor pasar modal yang lebih akurat dengan mengacu pada SID, KSEI telah melakukan penjajakan kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menggunakan data kependudukan yang dimiliki Ditjen. Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri,” kata Heri, Kamis (14/8).
Heri menambahkan database kependudukan Indonesia yang dimiliki Dukcapil yang telah dibangun melalui implementasi KTP elektronik layak dijadikan acuan karena database tersebut senantiasa diperbaharui, semisal apabila terdapat perpindahan domisili. “Rekonsiliasi data di KSEI yang mengacu pada database kependudukan Kementerian Dalam Negeri diharapkan akan meningkatkan kualitas database investor sekaligus menjadi solusi dari beberapa kendala yang pernah dihadapi seperti SID ganda dan unclaimed assets,” ujarnya. Peresmian kerja sama antara KSEI dan Kementerian Dalam Negeri sendiri direncanakan akan dilakukan pada akhir Agustus 2014.
Sementara terkait dengan implementasi SID, pada akhir tahun 2014, KSEI juga menargetkan penerapan pemberian nomor SID bagi pemilik Reksa Dana secara keseluruhan. Saat ini, kewajiban kepemilikan SID yang telah diterapkan di pasar modal hanya diberlakukan bagi investor yang berinvestasi saham di pasar modal.
“Penerapan SID Reksa Dana ini merupakan inisiatif OJK yang bekerjasama dengan KSEI selaku lembaga yang menyimpan data investor pasar modal Indonesia,” imbuh Heri. SID untuk Reksa Dana ini nantinya juga akan mempermudah investor berinvestasi di Reksa Dana. Kedepannya, KSEI juga merencanakan pengembangan infrastruktur untuk mendukung perkembangan dan efisiensi industri Reksa Dana.
Per akhir Juli 2014total aset KSEI mengalami penurunan sebesar 0,94% atau Rp 3.082,77 triliun dibandingkan periodesama tahun 2013 sebesar Rp 3.111,87 triliun. Untuk SID terdapat peningkatan jumlah SID sebesar 13,13% atau 340.554 pada akhir Juli 2014 dari sebelumnya 301.021 per akhir Juli 2013.

