Program pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu strategi dalam penyaluran dana sosial seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Melalui program tersebut diharapkan masyarakat kurang mampu dapat meningkatkan perekonomiannya dan sejahtera. Baru-baru ini Dompet Dhuafa Banten pun meluncurkan program unik yang diberi nama Sedekah Ikan.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Abdurrahman Usman, mengatakan, ide program tersebut muncul dari pengalaman para amil Dompet Dhuafa Banten yang door to door menyalurkan donasi titipan dari donatur kepada para mustahik. “Dalam perjalanan menyalurkan donasi itu, para amil melihat berbagai fenomena kemiskinan secara langsung. Bahkan di lembaga pendidikan seperti pesantren, di mana para santri masih kurang mendapatkan asupan gizi seperti protein,” ujar Usman, dalam siaran pers yang diterima mysharing, Selasa (23/9). Pada tahap pertama ini, Dompet Dhuafa menebar sekitar 70 kilogram bibit ikan di beberapa kolam di Pesantren Istana Mulia.
Usman menambahkan melalui program Sedekah Ikan ini, pihaknya ingin memberikan media pembelajaran kepada santri untuk memupuk semangat entrepreneurship. “Di kolam-kolam yang kita tebar bibit ikan ini nantinya akan dikelola oleh kelompok santri. Mereka akan bertanggung jawab terhadap perkembangan kolam mereka sendiri. Di sini mereka akan langsung praktik seperti apa yang namanya berlomba-lomba dalam kebaikan itu,” papar Usman. Baca Juga: Berkurban Sembari Memberdayakan Peternak Lokal
Sementara, Pimpinan Pesantren Istana Mulia Ayi Muzzaini, mengatakan sedekah ikan merupakan program yang telah dicita-citakanya sejak lama. “Program ini sangat menarik, karena siapapun bisa melakukannya. Apalagi bibit ikan bukanlah sesuatu yang mahal dan tidak sulit didapatkan, namun dampak dan nilai yang ada di balik program sedekah ikan sangat bagus,” katanya. Pesantren Istana Mulia memiliki 16 kolam ikan dan danau air tawar yang saat ini dalam proses pembuatan.
Mendukung Tebar Hewan Kurban
Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, pun menambahkan bahwa program Sedekah Ikan yang digagas Dompet Dhuafa Banten bisa mendukung program Tebar Hewan Kurban yang telah berjalan. “Dengan program Sedekah Ikan Dompet Dhuafa Banten, di mana setiap satu hewan kurban yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa, donatur akan turut menyumbangkan 1 kilogram bibit ikan untuk disedekahkan,” cetusnya. Tahun lalu Dompet Dhuafa menyalurkan 17 ribu ekor kambing dan di tahun ini ditargetkan sebanyak 25 ribu ekor kambing.
Untuk mendukung Tebar Hewan Kurban ini, Dompet Dhuafa pun memiliki program pemberdayaan Kampung Ternak Nusantara. Program pemberdayaan masyarakat di sektor peternakan tersebut adalah salah satu community enterprise atau jejaring Dompet Dhuafa yang bergerak untuk memberdayakan para peternak secara berkelanjutan.
Program Kampung Ternak Nusantara, yang menjadi sumber hewan kurban yang didistribusikan oleh Dompet Dhuafa ini, kini bergerak di sekitar 18 provinsi, 50 kabupaten dan melibatkan 1.015 kepala keluarga di seluruh Indonesia. Komitmen visioner Kampung Ternak Nusantara tergambar dalam Triple Integrative Program, yakni tiga strata yang meliputi pembibitan (breeding), pembiakan bibit (multiplier) dan pembiakan komersial.
Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, Kampung Ternak Nusantara telah menyiapkan sekitar 20 ribu domba, kambing dan sapi. Penyaluran hewan kurban Dompet Dhuafa tahun ini menargetkan pendistribusian ke 4.155 desa, 375 kecamatan, 214 kabupaten dari 33 Provinsi di seluruh Indonesia.

