Sebagai bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat Indonesia terus menunjukkan eksistensinya dalam mendukung pertumbuhan industri keuangan syariah di tanah air.

Untuk dapat mencapai hal tersebut, pada tahun 2014 Bank Muamalat telah menerapkan beberapa langkah strategis sebagai bagian dari proses transformasi yang telah dicanangkan sejak 5 tahun lalu. Bank Muamalat melakukan pengembangan dari berbagai aspek, diantaranya yaitu positioning, product, distribution, & IT.
“Strategi yang telah kami implementasikan merupakan upaya kami untuk menjadi leader di industri perbankan syariah dari sisi kinerja dan layanan. Kedepannya, kami terfokus untuk menjadikan Bank Muamalat sebagai bank syariah pilihan melalui pemeliharaan budaya kerja yang positif, didukung dengan berbagai produk yang inovatif, pemenuhan terhadap aspek syariah sebagai nilai lebih, platform teknologi yang mendukung fokus bisnis, dan optimal dalam melayani kebutuhan nasabah. Upaya tersebut akan dilakukan secara serius dan intensif, khususnya ditujukan untuk mempersiapkan Bank Muamalat dalam menyongsong era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) 2015,” demikian ditegaskan Hendiarto, Direktur Keuangan Bank Muamalat baru-baru ini di Jakarta.
Dalam rangka mencapai tujuan diatas, Bank Muamalat dalam beberapa tahun terakhir turut berinvestasi pada mesin ATM. Tidak hanya mengandalkan aliansi dengan 39.000 jaringan ATM Bersama dan Prima bagi para nasabah, Bank Muamalat juga melipat gandakan pertumbuhan jumlah mesin ATM dari 22 unit pada tahun 2009 menjadi 1483 unit mesin ATM pada akhir tahun 2013. Sedangkan pada tahun 2014, Bank Muamalat merencanakan penambahan mesin ATM sejumlah 1.000 unit, sehingga di akhir tahun 2014 Bank Muamalat direncanakan akan memiliki lebih dari 2.000 unit ATM.
Selain itu, Bank Muamalat telah menjalin kerjasama dengan PT. POS Indonesia guna meningkatkan aksesibilitas nasabah. Nasabah Bank Muamalat dapat menggunakan gerai kantor pos untuk penyetoran dana tunai ke rekening tabungan dan giro milik nasabah di Bank Muamalat, serta mendapatkan layanan virtual account. Virtual account adalah layanan yang disediakan Bank Muamalat untuk melakukan pembayaran tagihan atau cicilan melalui berbagai delivery channel.
Sedangkan dari segi pengembangan electronic channel, Bank Muamalat turut berupaya menyempurnakan fitur e-channel melalui kerjasama dengan berbagai biller. Hal tersebut bertujuan untuk mengakuisisi dan retensi nasabah pendanaan guna mencapai pertumbuhan DPK ritel, khususnya pada produk dana murah. Selain berinovasi pada produk, Bank Muamalat menyelenggarakan berbagai program aktivasi sebagai bagian dari e-business campaign.
Dengan melakukan berbagai terobosan diatas, harapan Bank Muamalat untuk bisa menjadi The Most Valued Bank tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di Asia Tenggara dengan mengedepankan nilai-nilai syariah dalam menjalankan aktivitas bisnis, diharapkan bisa segera tercapat. *

