halal
pameran produk halal MUI.foto:MUI

Sentra Produk Halal Tunggu Peraturan Pemerintah

[sc name="adsensepostbottom"]

Pemerintah pernah mewacanakan kehadiran Kawasan Industri Halal, namun hingga kini hal tersebut belum terealisasi karena masih perlu menunggu peraturan pemerintah sebagai turunan aturan dari Undang-undang Jaminan Produk Halal.

halal
pameran produk halal MUI.foto:MUI

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Euis Saedah, mengatakan sentra produk halal nantinya akan saling terintegrasi dari kebutuhan industri hulu hingga hilir. Pemerintah pun sudah mewacanakannya sejak dua tahun lalu, namun sampai sekarang belum terealisasi. “Kami menunggu turunan aturan dari UU JPH. Sentra halal ini juga nanti akan mengakomodasi dari hulu ke hilir, sehingga proses halalnya terlacak. Tidak sekedar halal tapi juga thayyib dengan memakai standar,” kata Euis, disela-sela Indonesia Halal Business and Food Expo 2014, Jumat (19/12).

Euis menambahkan pihaknya juga belum menentukan apakah sentra halal akan difokuskan di daerah tertentu atau akan ada di setiap daerah, karena harus membuat model sentra halal yang sesuai. “Biasanya UKM ini sulit untuk pindah ke tempat lain karena sudah kerasan di tempat asalnya, jadi nanti mungkin untuk kawasan industri lebih diarahkan untuk industri baru atau wirausaha muda,” jelas Euis.

Industri produk halal dan syariah di dunia sudah mencapai 6,27 miliar dolar. Saat ini permintaan akan produk halal secara global terus meningkat. Untuk pasar Asia Tenggara ekspor produk halal mencapai 100 juta dolar, atau meningkat 100 persen dibanding tahun lalu yang hanya mencapai 50 juta dolar. Sementara, volume perdagangan produk halal dunia mencapai 200 miliar dolar.

Di sisi lain, Malaysia telah memiliki sekitar 20 kawasan industri halal yang tersebar di negara bagian Malaysia, serta memberikan insentif pajak bagi produsen halal. Melalui kawasan industri halal tersebut, produk halal Malaysia juga cepat diterima di Timur Tengah. Berdasar data Thomson Reuters, pengeluaran muslim dunia mencapai miliaran dolar AS. Laporan tersebut menyatakan total pengeluaran muslim dunia di sektor makanan dan minuman halal mencapai 1088 miliar dolar AS atau sebesar 16,6 persen dari pengeluaran kebutuhan makan dan minum penduduk dunia dan akan mencapai 1626 miliar pada 2018.