Pasar sukuk global telah mencapai 80,35 miliar dolar AS pada Agustus 2014, atau tumbuh 6,8 persen dari periode sama tahun lalu yang sebesar 75,23 miliar dolar AS.
Berdasar laporan Kuwait Finance House (KFH), walau ada penurunan penerbitan sukuk pada Juni dan Juli 2014, jumlah sukuk global yang telah diterbitkan tahun ini tetap sejalan dengan target. Setidaknya dapat melebihi penerbitan sukuk tahun lalu yang mencapai 119,7 miliar dolar AS. “Ada beberapa pipeline penerbitan sukuk di sisa tahun ini termasuk rencana debut penerbitan sukuk negara Luxembourg dan Hong Kong yang berperingkat AAA, dan juga dari Emirat Sharjah dan Kesultanan Oman, Qatar,” lapor KFH, dikutip dari kantor berita Kuwait, Senin (8/9).
Di bulan Agustus aktivitas pasar sukuk global terbilang moderat dengan total penerbitan sukuk baru sebesar 7,54 miliar dolar AS, turun lima persen dari penerbitan sukuk bulan lalu yang sebesar 7,95 miliar dolar. Volume penerbitan di bulan Juli dan Agustus 2014 memang menurun jika dibanding penerbitan sukuk baru di bulan Juni yang sebesar 11,6 miliar dolar. Penurunan tersebut disebabkan dua hal, yaitu datangnya bulan Ramadhan di bulan Juli dan bertepatan dengan libur musim panas di kawasan Teluk.
Sementara, jika dilihat dari negara penerbit sukuk, pasarnya masih terkonsentrasi di Malaysia dengan pangsa pasar 92,3 persen atau 6,96 miliar dolar AS dari total penerbitan sukuk baru di bulan Agustus. Di bulan Juli 2014 pangsa pasar Malaysia 80,6 persen (6,41 miliar dolar), dan di bulan Juni 52,8 persen (6,1 miliar dolar AS). Pangsa Malaysia di pasar sukuk semakin meningkat seiring dengan absennya penerbitan sukuk di kawasan Teluk.
Selama bulan Agustus penerbitan sukuk di kawasan Teluk hanya dilakukan oleh Bank Sentral Bahrain yang berhasil meraup dana hingga 149 juta dolar AS, yang pangsanya hanya 2 persen dari pasar sukuk global. Sukuk juga diterbitkan di Gambia dan Turki.
