andalusia

Andalusia Jadi Tuan Rumah Konferensi Wisata Syariah

[sc name="adsensepostbottom"]

Eropa menjadi tuan rumah konferensi internasional wisata syariah yang akan digelar untuk pertama kalinya pada pekan ketiga bulan September 2014. Industri wisata syariah memang telah menjadi salah satu sektor yang berkembang pesat di seluruh dunia.

andalusiaForum Halal Tourism Conference menjadi ajang para pelaku industri pariwisata global untuk berdiskusi mengenai wisata syariah. Acara yang digelar di Andalusia, Spanyol ini akan memberikan tren dan proyeksi mengenai wisata syariah agar dapat menangkap pasar konsumer Muslim. Pengelola Halal Tourism Conference, Tasneem Mahmood, mengatakan konferensi ini bertujuan untuk menarik minat pelaku pariwisata syariah dan wakil pemerintahan yang ingin masuk ke sektor wisata syariah. “Event ini adalah suatu terobosan untuk mengetahui tren pasar dan kebutuhan industri saat ini,” kata Tasneem, dikutip dari laman htc2014, Selasa (2/9).

Ia menambahkan bahwa setiap negara dan bisnis perlu melihat potensi wisata syariah yang tumbuh begitu cepat dan meningkatnya pengeluaran Muslim saat berlibur. Hal itu dinilai akan memberikan peluang bisnis yang besar di setiap sektor wisata. “Riset kami menunjukkan banyak negara dan operator wisata yang bisa mendapat manfaat dari wisata syariah, tetapi belum menangkap peluang ini. Oleh karena itu, konferensi ini memberikan informasi mengenai peluang yang ada dan bagaimana menangkap pasar tersebut,” ujar Tasneem.

Forum yang berlangsung selama dua hari, 22-23 September 2014, ini diharapkan dapat menarik minat biro perjalanan, operator wisata, restoran, media, hotel, maskapai penerbangan dan supplier yang terkait sektor wisata. Acara ini akan diisi dengan seminar dari para pelaku industri, workshop, sesi networking, dan eksibisi. Acara yang digelar di Granada Conference and Exhibition Centre, Andalucia, Spanyol ini akan diikuti oleh tur selama dua hari mengelilingi kawasan Andalusia sebagai contoh sebuah studi kasus destinasi wisata yang ramah dengan Muslim dan secara aktif berupaya memenuhi kebutuhan wisatawan muslim.