Bank Muamalat melalui Lembaga Amil Zakat Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan 368 hewan kurban, yang terdiri dari 138 ekor sapi dan 230 ekor kambing. Daging kurban akan didistribusikan kepada kaum dhuafa dan masyarakat setempat.

“Bank Muamalat berkomitmen untuk terus melaksanakan pembangunan berkelanjutan. Hal ini menimbang aktivitas perusahaan harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan seperti profit atau dividen, melainkan juga harus berdasar konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun jangka panjang,” jelas Meitra, dalam seremoni penyembelihan kurban Baitulmaal Muamalat di Kompleks Kementerian Sosial Bekasi Timur, Selasa (7/10). Baca Juga: Berkurban Sembari Memberdayakan Peternak Lokal
Daging kurban akan didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia melalui kantor cabang Bank Muamalat kepada kaum dhuafa dan masyarakat setempat. Selain itu, Bank Muamalat turut menyalurkan daging kurban kepada 4200 anak yatim piatu yang merupakan binaan Bank Muamalat pada program Dana Yatim. Penyembelihan hewan kurban sendiri akan berlangsung selama dua hari.
Di tahun 2014, Bank Muamalat menyalurkan dana zakat melalui empat Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebesar 2,5 persen dari laba bersih setelah pajak, yaitu sebesar Rp 11,89 miliar. BMM mendapat porsi terbesar dari penyaluran zakat Bank Muamalat di tahun ini, yaitu sebanyak 70 persen dari total penyaluran zakat atau Rp 8,327 miliar. Sisanya disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional, Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa.
Sementara, Direktur Eksekutif Baitul Maal Muamalat, Iwan Agustiawan Fuad, mengatakan di tahun ini pelaksanaan penyembelihan dan distribusi hewan kurban BMM semakin meluas hingga ke Aceh, Sulawesi dan Sumatera. “Ada 45 kurban yang disalurkan langsung untuk Aceh, kepada anak yatim program Kafala,” kata Iwan.
Iwan menuturkan dari sisi pendistribusian pun akan diprioritaskan ke wilayah bencana alam dan pemberdayaan ekonomi binaan BMM. Secara keseluruhan ada sekitar 11.100 penerima manfaat kurban di berbagai daerah seperti Pekalongan, Pangkal Pinang, Subang, Jabodetabek, Karawang, hingga Aceh.
Iwan menambahkan penghimpunan dan pendistribusian hewan kurban oleh BMM yang dilakukan setiap tahun juga semakin meningkat. Pada 2013 BMM menghimpun hewan kurban senilai Rp 800 juta, sedangkan di tahun ini jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat hingga Rp 1,9 miliar.

