Bank terbesar di Amerika Latin, Banco do Brasil, akan meluncurkan prodDalam mengembangkan produk ini, Banco do Brasil pun tak sendirian, melainkan bekerjasama dengan Islamic Bank of Asia yang berbasis di Singapura.

Chairman Banco do Brasil, Carlos Takahashi, memperkirakan bahwa rata-rata ekuitas antara 50 juta sampai 500 juta dolar AS akan terhimpun dalam waktu satu tahun. Produk yang memfokuskan pada saham-saham perusahaan yang bergerak di sektor energi, minyak dan gas, komoditas, dan ritel ini akan melibatkan perdagangan saham perusahaan-perusahaan Brazil di wilayah Timur Tengah dan Asia. Setidaknya sudah ada 20 perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Sao Paulo telah menyetujui untuk ikut ambil bagian dari produk ini.
Sementara dalam konteks kerjasama dengan Islamic Bank of Asia, bank yang berbasis di Singapura itu akan memberikan dukungan berupa sertifikasi saham-saham yang diperdagangkan, menentukan syarat dan ketentuan, serta menganalisa apakah komposisi suatu aset saham sesuai dengan prinsip syariah.
Banco do Brasil telah menghabiskan waktu satu tahun untuk membangun portofolio premium, yang sebagian besar berkonsentrasi pada sektor komoditas, pertambangan, minyak dan gas Brasil. Dengan menawarkan produk investasi berbasis syariah ini, Banco de Brasil meyakini saham-saham tersebut akan memiliki outlook positif dalam jangka panjang.
Sebelumnya delegasi Banco do Brasil telah bertemu dengan sejumlah investor di Uni Emirat Arab, Singapura dan Hong Kong pada bulan Mei lalu untuk mengetahui minat para investor tersebut. Selain Timur Tengah, Banco do Brasil juga menangkap potensi minat investor terlihat di Indonesia, India, dan Malaysia. Di Timur Tengah, produk ini akan dijual oleh Banco de Brasil Securities yang berbasis di London, sedangkan di Asia tugas trader diserahkan kepada perusahaan broker yang telah dibentuk Banco do Brasil di Singapura setahun lalu. (Sumber: Islamic Finance News)

