Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono, menyerahkan ambulans gratis secara simbolis kepada CEO Rumah Zakat, Nur Efendi (tengah), disaksikan oleh Walikota Jakarta Utara, Rustam Efendi (kanan).

Bank DKI Serahkan Ambulans Gratis via Rumah Zakat

[sc name="adsensepostbottom"]

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Bank DKI menyerahkan satu unit ambulans kepada Rumah Zakat.

Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono, menyerahkan ambulans gratis secara simbolis kepada CEO Rumah Zakat, Nur Efendi (tengah), disaksikan oleh Walikota Jakarta Utara, Rustam Efendi (kanan).
Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono, menyerahkan ambulans gratis secara simbolis kepada CEO Rumah Zakat, Nur Efendi (tengah), disaksikan oleh Walikota Jakarta Utara, Rustam Efendi (kanan).

Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono, mengatakan bahwa ambulans tersebut nantinya akan dikelola oleh Rumah Zakat dan digunakan untuk memberi layanan kesehatan berupa pengantaran pasien dan pengantaran jenazah. “Layanan ini diberikan karena kami ingin lebih dekat dengan warga DKI. Dengan ambulans gratis ini kami harap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Jakarta Utara dan membantu meringankan beban kalau ada yang perlu diantar ke rumah sakit atau untuk mengantar jenazah,” kata Eko, dalam seremoni penyerahan ambulans gratis Bank DKI di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (28/1).

Ia menambahkan sebelumnya Bank DKI pernah melakukan tanggung jawab sosial di wilayah Kecamatan Cilincing dalam bentuk pengobatan gratis, sunatan massal, dan vasektomi. “Namun, kegiatan sosial Bank DKI tidak hanya kesehatan tetapi juga meliputi beberapa bidang diantaranya pendidikan dan edukasi, sosial, lingkungan hidup,” ujar Eko. Setiap tahunnya rata-rata Bank DKI menyalurkan dana CSR sebesar Rp 6 miliar. Baca Juga: Unit Syariah Bank DKI Tumbuh Hampir 60 Persen

Chief Executive Officer Rumah Zakat, Nur Efendi, mengapresiasi langkah Bank DKI sebagai BUMD yang dimiliki pemerintah provinsi DKI Jakarta sebagai sinergi dunia usaha untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ambulans gratis yang diberikan oleh Bank DKI ini pun melengkapi 156 armada ambulans gratis yang dikelola Rumah Zakat di seluruh Indonesia dan tersebar mulai dari Aceh sampai Papua.

“Biaya yang paling mahal adalah untuk kesehatan. Sewa ambulans saja bisa Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta, karena itu ambulans gratis ini semoga bisa memberi keringanan masyarakat,” kata Nur. Layanan kesehatan tersebut pun melengkapi SD Juara dan klinik kesehatan yang juga dikelola Rumah Zakat di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Sampai saat ini Rumah Zakat pun telah mengelola hingga 50 ambulans gratis di Provinsi DKI Jakarta. Baca: 2015, Rumah Zakat Bidik Pertumbuhan Minimal 25 Persen

Sementara, Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi, menilai bentuk CSR Bank DKI bersama dengan Rumah Zakat sebagai langkah strategis, mengingat baru sedikit ambulans gratis di DKI Jakarta yang beroperasi. “Saya setidaknya berharap ambulansnya ditambah lagi jadi paling tidak satu kelurahan punya satu ambulans,” ujar Rustam, yang juga mengusulkan penyaluran dana bantuan lembaga zakat bisa juga berbentuk pembayaran premi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.