Bank Syariah di Maroko Mulai Beroperasi September 2015

[sc name="adsensepostbottom"]

Maroko bersiap memiliki bank umum syariah pertamanya di awal bulan September 2015. Langkah tersebut dilakukan demi menangkap peluang pasar senilai 1,8 triliun dolar ini.

bank syariah maroko
Photo by: destination360

Pada Januari 2015 Maroko secara resmi telah mempunyai peraturan yang berisi ketentuan mengenai produk keuangan syariah dan memungkinkan bank lokal dan asing membentuk unit usaha syariah. Unit usaha syariah AttijariWafa Bank, Dar Assafaa, pun diperkirakan akan menjadi bank umum syariah pertama di Maroko saat nantinya bank sentral menyetujui proposal pengajuan.

“Pada September atau Oktober 2015, bank umum syariah pertama di Maroko akan mulai beroperasi,” kata Chairman Moroccan Association of Participative Financiers, Said Amaghdir, dilansir dari laman The National, Rabu (11/3). Ia menambahkan dengan kebutuhan pembiayaan di Maroko yang sangat besar, terutama pembiayaan proyek, dan kondisi Maroko yang stabil dapat turut mendorong pertumbuhan industri bank syariah di negara yang terletak di utara Afrika ini. Baca: Maroko Kebanjiran Pengajuan Izin Bank Syariah

Stabilitas politik Maroko memang cukup membantu negara tersebut dalam membuat kemajuan di industri keuangan syariah. Berbeda dengan negara tetangganya, seperti Mesir, Libya dan Tunisia. Keuangan syariah tidak dibahas lagi di Mesir sejak kejatuhan Mohammed Morsi, Libya belum dapat keluar dari kekacauan politik usai tergulingnya Moammar Qaddafi pada 2011, dan di Tunisia penerbitan sukuk perdana telah mengalami penundaan tiga kali.

Maroko memperoleh peringkat investasi BBB- dari Standard & Poor’s. Moroccan Association of Participative Financiers pun memperkirakan total investasi di produk keuangan syariah Maroko akan mencapai 7 miliar dolar AS pada 2018. “Keuangan syariah bisa memiliki pangsa pasar 10 persen dalam 10 tahun ke depan,” kata Chief Executive Officer AttijariWafa, Mohamed El Kettani. Baca: Maroko Ingin Majukan Sistem Keuangan Islam Negaranya