Purwanto, Kepala Dinas Pasar Kota Metro Lampung bersama Muliadi Rahardja, Wakil Direktur Utama Danamon; Nety Herawati, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Lampung dan Ishak, Sekretaris Daerah Kota Metro Lampung berdialog dengan pedagang ikan di los pasar basah Pasar Tejoagung Kota Metro Lampung, usai peresmian Unit Percontohan Program Pasar SEJAHTERA di Pasar Tejoagung, Minggu (15/3).

Danamon Peduli Revitalisasi Pasar Tradisional

[sc name="adsensepostbottom"]

Yayasan Danamon Peduli menyelenggarakan Festival Pasar Rakyat dan meresmikan Unit Percontohan Program Pasar SEJAHTERA (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat) di Pasar Tejoagung, Kota Metro, Lampung, akhir pekan lalu.

Purwanto, Kepala Dinas Pasar Kota Metro Lampung bersama Muliadi Rahardja, Wakil Direktur Utama Danamon; Nety Herawati, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Lampung dan Ishak, Sekretaris Daerah Kota Metro Lampung berdialog dengan pedagang ikan di los pasar basah Pasar Tejoagung Kota Metro Lampung, usai peresmian Unit Percontohan Program Pasar SEJAHTERA di Pasar Tejoagung, Minggu (15/3).
Purwanto, Kepala Dinas Pasar Kota Metro Lampung bersama Muliadi Rahardja, Wakil Direktur Utama Danamon; Nety Herawati, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro Lampung dan Ishak, Sekretaris Daerah Kota Metro Lampung berdialog dengan pedagang ikan di los pasar basah Pasar Tejoagung Kota Metro Lampung, usai peresmian Unit Percontohan Program Pasar SEJAHTERA di Pasar Tejoagung, Minggu (15/3).

Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi, mengatakan Festival Pasar Rakyat dan peresmian Unit Percontohan Pasar SEJAHTERA di Pasar Tejoagung merupakan kelanjutan dari komitmen pihaknya untuk merevitalisasi pasar tradisional dengan memberdayakan pelaku pasar dan berkerja sama dengan Pemerintah dan otoritas setempat. “Skema public-private partnership ini menjamin kesinambungan dari program ini, sehingga pelaku pasar dan masyarakat sekitarnya dapat terus menerima manfaat dari program ini,” kata Restu, dalam rilis yang diterima mysharing, Senin (16/3).

Sejak tahun 2010, Danamon Peduli menjalankan program Pasar SEJAHTERA dengan fokus pelaksanaan program pada: (i) revitalisasi fisik pasar dan (ii) revitalisasi non fisik, seperti peningkatan kapasitas kelembagaan dan edukasi untuk peningkatan kesadaran perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Selama  tahun 2014, Danamon Peduli telah menyalurkan dana khusus untuk kegiatan Program Pasar Sejahtera sekitar Rp 2,7 miliar. Baca: Danamon Peduli Gelar Diskusi Pasar Sejahtera

Saat ini terdapat sembilan pasar percontohan Pasar SEJAHTERA, yaitu Pasar Ibuh-Payakumbuh Sumatera Barat, Pasar Tejoagung Metro Lampung, Pasar Sindangkasih-Majalengka Jawa Barat, Pasar Bunder-Sragen Jawa Tengah, Pasar Grogolan-Pekalongan Jawa Tengah, Pasar Baru-Kota Probolinggo dan Pasar Semampir Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Pasar Kemuning-Pontianak Kalimantan Barat, dan Pasar Lambocca Bantaeng, Sulawesi Selatan. Dari jumlah tersebut, dua pasar yaitu Pasar Sindangkasih dan Pasar Semampir sudah diserahterimakan kepada Pemerintah setempat.

Memasuki tahun ke-5 program Pasar SEJAHTERA, Danamon Peduli pun mengambil langkah strategis dalam pengembangan fokus pelaksanaan program, yaitu pada aspek promosi. Kegiatan promosi mendorong pasar rakyat mampu bersaing dengan pasar ritel modern yang diharapkan dapat memenangkan hati masyarakat. Baca: Dukung Pasar Tradisional sebagai Warisan Budaya dan Penopang Perekonomian Bangsa

Di tahun ini Danamon Peduli mengangkat tema Kampanye Nasional 2015  “Mengembalikan Pasar Rakyat Menjadi Primadona Perekonomian Indonesia”. Rangkaian kegiatan yang menampilkan kekayaan sebuah pasar dengan melihat dari aspek sejarah, budaya, kearifan lokal, kekayaan komoditas dan kuliner yang dikemas secara kreatif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat digelar dengan acara “Festival Pasar Rakyat”.

“Kampanye nasional untuk pasar rakyat adalah rangkaian kegiatan untuk menyebarluaskan pesan sosial bahwa pasar adalah ruang publik tempat interaksi sosial tertua Bangsa Indonesia yang harus terus kita kembangkan dan dijaga. Salah satunya melalui kegiatan Festival Pasar Rakyat, dimana kami mengundang berbagai pihak untuk berperan aktif dan memanfaatkannya sebagai alat menyampaikan pesan mengenai misi dan keberpihakan perusahaan tersebut kepada ekonomi kerakyatan,” pungkas Restu.