Dalam siaran pesan melalui media sosial, Mantan Ketua Umum PP Muhammadyah, Prof. Dr. M. Din Syamsuddin menanggapi meninggalnya kader Ikatan Mahasiswa Muhammadyah di Kendari, Kamis (26/9).
Bismillahirrahmanirrahim
Sehubungan dengan meninggalnya seorang kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari, Sulawesi Tenggara, Immawan Muhammad Randi, dalam aksi demontrasi mahasiswa menuntut keadilan dan kebenaran, saya berpesan kepada segenap Keluarga Besar IMM/AMM di seluruh Tanah Air:
1. Memanjatkan doa ke hadirat Allah SWT agar almarhum memperoleh husnul khatimah.
- KNEKS dan Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala bekerja sama Mengembangkan Hilirisasi Bahan Baku Halal berbasis Minyak Nilam
- Bank Muamalat Catat Kenaikan Jumlah Transaksi Top Up Kartu Uang Elektronik Hingga 180,52%
- Asosiasi DPLK dan DPLK Syariah Muamalat Inisiasi Sinergi Ekosistem Syariah bagi Sektor Informal
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
2. Menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tragedi demokrasi akibat tindakan represif yang tidak dapat dibenarkan dan patut disesalkan.
3. Mendorong pengusutan yang jujur, adil, dan transparan, maka agar tidak menimbulkan fitnah sebaiknya dilakukan autopsi oleh Tim Internal Muhammadiyah atau tim profesional dan imparsial.
4. Agar segenap warga Angkatan Muda Muhammadiyah tetap tenang dan tidak terhasut untuk melakukan tindakan anarkisme, serta selalu bersatu padu berjuang sesuai jadi diri Muhammadiyah sebagai Gerakan Dakwah dan Amar Makruf Nahyi Munkar.
Nasrun Minallah wa Fathun Qarib
Wa Allahu al’musta’an.

