HalalTrip meluncurkan serangkaian produk inovatif yang memudahkan perjalanan wisatawan muslim.
HalalTrip –sebuah online platform bagi para wisatawan muslim dan sister brand dari Crescentrating, otoritas terkemuka untuk wisata halal dunia- bersama dengan Mastercard meluncurkan rangkaian tiga produk perjalanan inovatif bagi para wisatawan Muslim. Hal ini dilakukan untuk memenuhi peningkatan permintaan dalam perjalanan halal.
Dalam World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12, HalalTrip dan Mastercard meluncurkan HalalTrip City Pass, HalalTrip Getaways dan HalalTrip Homes. HalalTrip Pass memberi kemudahan pada konsumen untuk mengakses ke lokasi-lokasi wisata populer. HalalTrip Getaways memberi kemudahan pengguna untuk merancang liburan sesuai dengan kebutuhan mereka terhadap perjalanan Muslim-friendly. Sedangkan, HalalTrip Homes memberikan referensi akomodasi halal.
Chief Executive Officer CrescentRating dan Halal Trip Fazal Bahardeen mengatakan, peluncuran tiga produk tersebut merupakan sebuah contoh terhadap seberapa canggihnya pasar wisatawan Muslim saat ini. “Mereka menginginkan adanya produk-produk perjalanan yang mudah, dapat mengerti mereka serta menyenangkan,” ujarnya, Rabu (3/8).
- Asosiasi DPLK dan DPLK Syariah Muamalat Inisiasi Sinergi Ekosistem Syariah bagi Sektor Informal
- Bank Muamalat Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026
- BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center Serahkan Sertifikat Halal untuk 49 UMKM
- CIMB Niaga Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Asian Banking & Finance Awards 2026
Ia menambahkan, wisatawan Muslim kini jauh lebih menggunakan teknologi melalui smartphone dan tablet mereka daripada sebelumnya untuk mengeksplorasi destinasi-destinasi baru. “Setiap produk baru HalalTrip yang diluncurkan ini akan meningkatkan pengalaman mereka,” cetus Fazal.
Sementara, Division President Mastercard untuk Indonesia, Malaysia dan Brunei Safdar Khan mengatakan, populasi masyarakat Muslim yang diperkirakan akan mencapai 26 persen dari keseluruhan populasi dunia pada 2030 memberikan peluang bagi sektor wisata halal untuk terus tumbuh. “Kami berharap perkembangan dari produk dan layanan gaya hidup Muslim yang inovatif akan meningkatkan lanskap pembayaran, mendorong perdagangan lintas batas dan membantu menyusun standar baru bagi industry perjalanan dan pariwisata secara keseluruhan,” paparnya.
[bctt tweet=”Muslim diperkirakan mencapai 26% dari populasi dunia pada 2030″ username=”my_sharing”]
Berdasar studi Mastercard-Crescentrating Global Muslim Travel Index 2016, jumlah total kedatangan wisatawan Muslim mencapai 117 juta jiwa pada 2015. Angka ini diperkirakan akan terus tumbuh hingga 168 juta wisatawan pada 2020 dengan total nilai pengeluaran di atas 200 miliar dolar AS.

