Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) kembali bergerak menguat. Relatfi kondusifnya kondisi regional membuat investor terdorong untuk menggelar aksi beli.

Aksi beli kali ini melanda 95 emiten syariah di pasar modal Indonesia. Sisanya, 23 emiten ISSI bergerak melemah dan 33 lainnya bertahan stagnan. Transaksi perdagangan saham di awal sesi ini mencapai Rp 947,17 miliar dengan 5,19 miliar saham yang berpindahtangan.
Laju positif juga sukses dipertahankan indeks bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) membuka perdagangan dengan menguat 0,898 poin ke level 665,953. JII masih terus bergerak positif hingga 35 menit waktu perdagangan. Kali ini JII menguat 2,822 poin (0,42%) ke level 667,796.
- Jumlah Peserta DPLK Syariah Muamalat Terus Meningkat
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
Pemilik dari 19 saham bluechips syariah bisa bernapas lega seiring menguatnya harga saham. Sebaliknya, 7 emiten lainnya masih tertekan aksi jual dan 4 emiten bertahan stagnan. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini memulai sesi prapembukaan dengan menanjak 13,360 poin (0,27%) ke level 4.958,859.
Setelah kemarin dilanda tekanan jual pada saham perbankan, IHSG kini melaju lebih baik dan memulai sesi pembukaan dengan menguat 26,094 poin (0,53%) ke level 4.971,593.

