Indonesia Halal Expo (Indhex) 2014 resmi dibuka. Ajang pameran yang mempromosikan produk halal seluruh Indonesia ini akan berlangsung mulai Rabu (22/10) hingga Sabtu (25/10) di Jakarta International Expo.

Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim, mengatakan pada pagelaran Indhex 2014 kali ini mengambil tema Optimizing Research and Information Technology for Halal Certification Services. “Indonesia dikenal sebagai kelompok Islam moderat, karena dalam berbicara halal Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat menerima pandangan sains dan teknologi karena itu ilmuwan dunia tertarik berbicara halal di Indonesia,” kata Lukmanul dalam pembukaan Indhex 2014, Rabu (22/10).
Pada kesempatan Indhex 2014 kali ini LPPOM MUI juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan Telkomsel, PT Finnet Indonesia dan PT Pojok Celebes Mandiri. Lukmanul menuturkan MoU dengan Telkomsel dilakukan dalam rangka menyosialisasikan halal melalui pesan singkat. “Ini diharapkan dapat membantu menyosialisasikan dan membantu konsumen muslim utamanya untuk mengetahui status kehalalan produk yang akan dibeli,” papar Lukmanul. Sementara, kerjasama dengan PT Finnet Indonesia dan PT Pojok Celebes Mandiri adalah untuk pengembangan sertifikat alat melalui online payment point finnet dan gerai pointer.
Pada rangkaian acara Indhex 2014 ini, LPPOM MUI pun akan menggelar kegiatan simposium on global halal research selama dua hari pada 23-24 Oktober 2014 dan akan dihadiri sekitar 100 peserta dari beberapa negara, seperti dari Malaysia, Thailand, dan negara-negara lainnya yang menjadi anggota World Halal Council. Tema simposium adalah Mendorong Sains Halal dengan Pendekatan Multi-Disiplin untuk mendorong kerjasama berbagai pihak agar riset yang mendukung implementasi halal dapat semakin berkembang.
Sebelumnya, LPPOM MUI juga telah melangsungkan pelatihan internasional yang ditujukan bagi Halal Certifier Body pada 14-22 Oktober 2014 di Hotel Mirah, Bogor. “Training untuk lembaga halal ini adalah untuk menyosialisasikan proses sertifikasi halal di Indonesia dan memperkenalkan halal dari pandangan ulama Indonesia dari pendekatan sains dan syariah,” ujar Lukmanul. Di tahun ini training dihadiri 13 lembaga sertifikasi luar negeri, diantaranya dari Australia, Amerika Serikat, Belgia, Prancis, Cina, dan Jepang. Sementara, international training on halal assurance system dilakukan pada 20-22 Oktober 2014 yang dihadiri oleh 57 perusahaan dari 13 negara.
Pada acara pembukaan Indhex 2014 ini dihadiri pula oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan; Ketua Umum MUI, Din Syamsuddin; perwakilan duta besar negara sahabat. Indhex 2014 yang digelar di Hall C JIExpo ini diikuti oleh sekitar 150 stand dari berbagai perusahaan.

