Kelapa aren, kelapa lontar dan nopah adalah keluarga mirip kurma yang memiliki segudang manfaat.

Pengurus Javana Hellianti Halim mengatakan, gula tebu tidak disarankan Nabi. Kurma tidak menaikkan gula darah secara serentak, karena melonjaknya gula darah akan menyebakan lemas dan ngantuk usai berbuka. ”Indonesia mempunyai keluarga mirip kurma yaitu kelapa aren, kelapa lontar dan nopah,” kata Hellianti dalam Ramadhan Gathering Wardah, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, bahwa kurma mengeluarkan energi secara perlahan demikian pula dengan gula jawa, gula aren maupun gula lontar. ”Ini juga kenapa nenek-nenek kita sering kali mengunyah gula jawa saat dalam perjalanan, karena dapat menyegarkan badan,” tukas Hellianti.
- Fauzi Arfan Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum AASI 2026–2029
- Milad ke-34, Bank Muamalat Perkuat Sinergi Filantropi: Renovasi Masjid-Musala di Wilayah Bencana Sumatera
- Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat
- BCA Syariah Gelar Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Selain kurman, lanjut dia, penganan lain khas Ramadhan adalah cincau. Menurut Hellianti, cincau baik untuk tubuh karena memiliki kandungan klorofil yang luar biasa.
Pada kesempatan ini, Hellianti juga menyarankan untuk berbuka puasa tidak memakan nasi putih, karena kandungan gulanya sangat tinggi. Namun dapat mengkonsumsi nasi merah atau soun sebagai alternatif karbohidrat.
Lebih lanjut ia memaparkan, bahwa Javana sendiri merupakan social enterprise yang telah didirikan sejak 7 tahun lalu. Javana berawal dari Indonesia yang kaya akan pangan, dan bertujuan menjembatani potensi Indonesia antara petani dan masyarakat Indonesia.
.Saat ini, menurut Hellianti, Javana telah bekerjasama dengan 50.000 petani dari Aceh hingga Papua dengan lebih dari 720 produk dan 85 persen diantaranya telah diekspor ke luar negeri.

