Dalam upaya mengentaskan kemiskinan, World Zakat Forum (WZF) menjalankan tiga misi. Apa saja?
Sekertaris World Zakat Forum (WZF) Ahmad Juwaini mengatakan, konferensi tersebut juga menggelar suksesi pemilihan sekretaris jenderal (sekjen) WZF yang baru.
Menurutnya, Forum WZF dan pemilihan sekjen ini diadakan setiap tiga tahun sekali dengan mengundang orang-orang yang bekerja ada urusan dan kegiatan zakat dari berbagai belahan dunia termasuk dari negara non Muslim.
Ahmad berharap dengan terpilihnya nanti sekjen WZF yang baru, menghasilkan opersional dan pergerakan WZF akan lebih baik, terutama pada tiga misil. Yaitu, pertama, memperbanyak negara-negara yang terlibat dalam WZF. Kedua adalah bagaimana meningkatkan gagasan dan pemikiran WZF baik secara managemen maupun secara fikih. Adapun misi ketiga, yaitu bagaimana melakukan sinergi perzakatan dunia ini, terutama mengatasi kemiskinan dan bencana.
- BMM Salurkan 14 Ribu Liter Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Jawa Barat
- CIMB Niaga Apresiasi Nasabah dan Seniman Musik Tanah Air via Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia “Simfoni Suara Hati”
- CIMB Niaga Hadirkan Pengalaman OCTO di Halte GBK dan Beragam Solusi Digital
- Bank Mega Syariah Gandeng Pegadaian Perluas Akses Layanan Haji dan Umrah
“Jadi tiga misi ini nantinya, bisa diemban oleh kepengurusan WZF yang baru. Mudah-mudah lebih baik dari masa tiga tahun yang sudah lewat. Sebagaimana menghasilkan gagasan dan pemikiran dalam mengatasi kemiskinan,’ ujar Ahmad.
WZF 2017 diadakan di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta pada 14-16 Maret. Periode 2014, forum tersebut digelar di New York, Amerika Serikat. Anggota WZF terdiri dari Indonesia, Arab Saudi, Bosnia Herzegovina, Maroko, Malaysia, Bangladesh, Sudan, Brunei Darussalam, Uganda, Nigeria, India, Jepang, Australia, Vietnam, Kamboja dan Cyprus.

