
Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim, mengatakan melalui penghargaan Top Brand ini diharapkan bisa mengubah mindset dan meningkatkan awareness masyarakat Indonesia terhadap produk halal. Pemberian penghargaan Halal Top Brand telah menjadi aktivitas rutin pada rangkaian acara Indhex yang digelar setiap tahun.
Penilaian didasarkan pada seberapa banyak merek milik produsen halal disebut oleh responden yang diwawancarai tim survei LPPOM MUI. Wawancara dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan ke delapan kota besar di Indonesia dengan melibatkan 4000 responden. Data tersebut kemudian dipadukan dengan intensitas sosialisasi halal melalui berbagai media.
Sementara, Ketua Umum MUI, Din Syamsuddin, mengatakan dengan pemberian Halal Top Brand ini diharapkan peraih penghargaan dapat mempertahankannya, dan yang belum mendapatkan diharapkan bisa semakin terpacu untuk menjadi Halal Top Brand di mata konsumen. Baca Juga: LPPOM MUI Acuan Sertifikasi Halal Dunia
Pada pemberian Halal Top Brand ini juga ada kategori untuk best on research and halal innovation yaitu penilaian terhadap perusahaan yang aktif melakukan riset dan inovasi produk baru dan telah bersertifikat halal. Dan, juga penghargaan khusus yang diberikan kepada pribadi, perusahaan, maupun lembaga yang dinilai sangat berjasa di bidang pengembangan dan sosialisasi gaya hidup halal/syariah.
Berikut adalah penerima penghargaan Halal Top Brand 2014:
Kategori restoran : Kentucky Fried Chicken (KFC) (20,09%)
Kategori makanan instan: Indomie (25,12%)
Kategori makanan ringan: Chitato (18,95%)
Kategori minuman berkarbonasi: Coca Cola (23.37%)
Kategori minuman serbuk: Nutrisari (34,22%)
Kategori kosmetik: Wardah (25,89%)
Kategori obat dan perawatan tubuh: Pepsodent (23,98%)
Kategori based on reseach and halal innovation: Frisian Flag Indonesia
Penghargaan khusus diberikan pada Sinar Tech sebagai produsen kertas Al Quran pertama yang bersertifikat halal

