Indonesia sukses meraih destinasi halal dunia. Dua investor Timur Tengah pun akan menanamkan modal di Indonesia pada sektor wisata halal.

Ma’ruf menyampaikan, dalam pertemuan itu Presiden Jokowi mendukung penuh upaya wisata halal dan wisata syariah. Dukungan pemerintah sudah terbukti dengan menggeser posisi Malaysia dari peringat pertama dalam kategori wisata halal pada acara World Halal Travel Award 2015 di Uni Emirat Arab (UEA) Oktober 2015 lalu.
Dalam ajang itu Indonesia meraih penghargaan sebagai World’s Best Halal Tourism Destination (Lombok-Nusa Tenggara Barat), World’s Best Halal Honeymoon Destinantion (Lombok), dan Wolrd’s Best Family Frendly Hotel (Sofyan Hotel). “Kita sudah menggeser Malaysia, Indonesia nomor satu dunia,” kata Ma’ruf , di Jakarta, Selasa (5/1).
- CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel Nasabah dan Masyarakat
- BPKH dan Bank Muamalat Jaga Silaturahmi dengan Jurnalis Medan
- BCA Syariah Catat Pertumbuhan Aset 17,2% YoY, Perkuat Dampak via Inisiatif Sahabat Berkahmu
- Bank Muamalat Gelar Silaturahmi dan Diskusi bersama Para Jurnalis Medan
Ma’ruf menegaskan, ini kemenangan yang membanggakan dan tentunya harus lebih fokus mengembangkan Indonesia sebagai destinasi halal dunia. Bahkan, kata dia, sudah ada investor asing yang melirik Indonesia dalam pengembangan wisata halal.” Kita sudah terima tawaran investasi Arab Saudi di Sumatera Barat dan Emirat di NTB, mau membuat wisata syariah representatif yang menarik wisatawan lebih besar lagi,” ujar Ma’ruf.
Seperti diketahui, konsep wisata syariah adalah kegiatan rekreasi yang disertai dengan nilai-nilai Islami. Pengembangan wisata syariah memperoleh dukungan luas dari baik dari pemerintah maupun pelaku usaha.
[bctt tweet=”MUI: Sudah ada tawaran investasi #WisataHalal untuk Sumbar dan NTB dari Arab Saudi dan Emirat”]

