Karyawan Perempuan Paling Banyak Bekerja di 10 Profesi Ini

[sc name="adsensepostbottom"]

Kaum wanita kini juga mulai banyak yang eksis di dunia kerja.

Untuk memperingati Hari Kartini pada 21 April, Jobplanet melakukan riset dan menganalisis industri dan profesi apa saja yang paling banyak menyerap tenaga kerja perempuan. Riset Jobplanet dilakukan berdasarkan survei yang dilakukan melalui Jobplanet.com sejak Januari 2016 hingga Maret 2017 terhadap 55.000 responden perempuan berusia 21–45 tahun yang juga menjadi pengguna Jobplanet. Mereka bekerja sebagai karyawan dari beragam profesi dan industri dan tersebar di seluruh Indonesia.

Dari riset tersebut, Jobplanet menemukan sepuluh bidang profesi yang paling banyak digeluti oleh pekerja perempuan. Berdasarkan survei dan riset Jobplanet, lima industri yang paling banyak menyerap tenaga kerja perempuan adalah industri manufaktur (25,47%), perbankan dan keuangan (17,80%), pelayanan (13,27%), ritel dan distribusi (12,19%), serta teknologi informasi atau TI (10,68%).

Perusahaan yang termasuk dalam industri manufaktur antara lain bergerak di bidang tekstil dan garmen, furnitur, kosmetika, kerajinan, perlengkapan rumah tangga, dan elektronika. Perusahaan yang termasuk dalam industri perbankan dan keuangan antara lain bergerak di bidang perbankan, investasi, pinjaman modal, dan asuransi.

Perusahaan yang termasuk dalam industri pelayanan di antaranya bergerak di bidang jasa, perhotelan dan pariwisata, perawatan kesehatan dan kecantikan, serta hiburan dan rekreasi. Perusahaan yang masuk dalam industri ritel dan distribusi antara lain yang bergerak di bidang perdagangan dan logistik. Sementara yang termasuk dalam industri TI antara lain, perusahaan yang bergerak di bidang Internet, keamanan jaringan, pengembangan software dan aplikasi, serta telekomunikasi.

“Jobplanet menemukan sepuluh bidang profesi yang paling banyak digeluti oleh pekerja perempuan. Tiga bidang profesi teratas adalah bidang administrasi, marketing atau pemasaran, dan teknologi informasi,” ungkap Chief Product Officer Jobplanet Kemas Antonius dalam keterangan resminya, Selasa (18/4).

Berikut ini sepuluh bidang profesi di Indonesia yang paling banyak menyerap tenaga kerja perempuan:

  1. Administrasi (11,93%)

Profesi-profesi di bidang administrasi antara lain, sekretaris, staf admin, dan office manager.

  1. Marketing atau pemasaran (10,33%)

Profesi di bidang marketing antara lain berhubungan dengan pemasaran produk, strategi pemasaran, riset pasar, dan marketing communication.

  1. Teknologi Informasi atau TI (9,88%)

Profesi TI yang banyak digeluti perempuan, antara lain software engineer, desainer grafis, database administrator, dan sistem informasi.

  1. Keuangan dan akuntansi (7,78%)

Profesi di bidang keuangan dan akuntansi yang banyak menyerap karyawan perempuan antara lain, akuntan, analis keuangan, dan auditor.

  1. Engineeringatau teknik (7,44%)

Profesi di bidang engineering yang selama ini dipandang sebagai bidang yang didominasi oleh laki-laki ternyata mulai terbuka dan menarik minat perempuan. Di antaranya adalah profesi sebagai mechanical engineering,process engineering, dan electrical engineering.

  1. Customer serviceatau pelayanan pelanggan (6,54%)

Profesi di bidang customer service antara lain adalah staf di bagian informasi dan penanganan keluhan pelangan.

  1. Salesatau penjualan (5,03%)

Profesi di bidang sales antara lain, staf sales ritel, sales produk, danaccount executive.

  1. Konsultasi (2,36%)

Profesi di bidang konsultasi yang banyak digeluti pekerja perempuan antara lain konsultan humas atau public relations, psikolog, psikiater, konsultan pajak dan keuangan, serta konsultan bisnis.

  1. Human resources atau SDM (1,34%)

Para perempuan yang menggeluti profesi di bidang SDM antara lain bekerja sebagai staf atau manajer HRD perusahaan. HR sendiri memiliki banyak konsentrasi, misalnya dalam hal perekrutan, tunjangan dan kompensasi, serta program pengembangan karyawan.

  1. Pendidikan dan pelatihan (1,25%)

Peran perempuan di dunia pendidikan juga tak bisa diabaikan. Beberapa profesi di bidang pendidikan yang menyerap pekerja perempuan antara lain sebagai dosen, guru sekolah dasar (SD) hingga guru sekolah menengah atas (SMA), serta guru les privat.