Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko menyerahkan penghargaan kepada stakeholders Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/Sukuk Negara. Penghargaan tersebut diserahkan dalam peringatan Satu Windu Sukuk Negara pada akhir pekan lalu di Istana Negara, Jakarta.
Penghargaan pertama diserahkan kepada Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) atas dukungan fatwa, opini dan edukasi Sukuk Negara. Selain itu, penghargaan juga diserahkan kepada peserta lelang Sukuk Negara terbaik tahun 2016, yaitu PT Bank Central Asia, Tbk., PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
Untuk kategori Agen Penjual Sukuk Negara Ritel seri SR-008 terbaik, penghargaan diserahkan kepada PT Bank Central Asia, Tbk., PT Bank Panin, Tbk., dan PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. Selanjutnya, penghargaan untuk kategori Agen Penjual Sukuk Tabungan seri ST-001 terbaik diserahkan kepada PT Bank Central Asia, Tbk., PT Bank Mandiri (Persero), Tbk., dan PT Bank Syariah Mandiri, Tbk.
Sementara, untuk kategori investor utama Sukuk Negara domestik, penghargaan diserahkan kepada Kementerian Agama, PT Bank Central Asia Tbk, BPJS Ketenagakerjaan, dan PT TASPEN (Persero). Terakhir, penghargaan untuk Kementerian/Lembaga pemrakarsa proyek infrastruktur yang dibiayai dengan Sukuk Negara, diberikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Agama.
- “Hijrah Lebih Bermakna” Refleksi Perjalanan Panjang 34 Tahun Bank Muamalat
- Fauzi Arfan Resmi Terpilih sebagai Ketua Umum AASI 2026–2029
- Milad ke-34, Bank Muamalat Perkuat Sinergi Filantropi: Renovasi Masjid-Musala di Wilayah Bencana Sumatera
- Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat
Sebagai informasi, dalam rangka memperingati satu windu Sukuk Negara, Kementerian Keuangan menyelenggarakan kegiatan silaturahim stakeholders keuangan syariah di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (23/12). Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat silaturahim antara pemerintah dan stakeholders keuangan syariah ini antara lain dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, beberapa menteri terkait, pimpinan otoritas keuangan, DSN-MUI, pimpinan organisasi kemasyarakatan islam, ahli keuangan syariah, pelaku keuangan syariah, dan akademisi.

