Lombok, Finalis World Halal Travel Awards 2015

[sc name="adsensepostbottom"]

Masuknya  Lombok menjadi finalis World Halal Travel Awards 2015 menjadi bukti bahwa wisata halal diterima tidak hanya oleh masyarakat Indonesia tapi juga dunia.

lombokKepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Taufan Rahmadi merasa bangga. Pasalnya, Indonesia menjadi finalis International World Halal Travel Awards 2015. Utamanya Pulau Lombok masuk finalis dengan dua kategori lomba halal sekaligus yaitu Wolrd Best Halal Honeymoon Destinantion dan World Best Halal Tourism Destinantion.

Menurutnya, hal ini tidak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia dalam pemungutan suara tahap dua penganugrahan ajang international tersebut. Bagi Taufan, masuknya Indonesia sebagai finalis halal menjadi bukti bahwa wisata halal diterima, dan masyarakat memang menginginkan pariwisata yang mengangkat martabat.

“Indonesia menjadi finalis menunjukkan kepedulian masyarakat Indonesia untuk menjaga agar pariwisata tidak rusak dengan adanya pariwisata yang bermartabat dan menyejahterakan umat tanpa mematikan wisata konvensional yang sudah hadir lebih dulu,” kata Taufan kepada MySharing, saat dihubungi, Kamis (8/10). Baca: Lombok Melaju di Nominasi Wisata Halal Dunia. 

Taufan menegaskan, pariwisata halal menjadi jawaban atas kekhawatiran pariwisata yang selama ini hanya diasosiasikan seputar minuman, obat terlarang dan seks. Padahal, kata dia, pariwisata halal justru lebih baik dan bermanfaat dari konotasi negatif tersebut.

“Sempat ada kekhawatiran Islamofobia saat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencanangkan wisata halal di Indonesia. Tapi dengan masuknya Indonesia menjadi finalis Wolrds Halal Travel Awards 2015, kekhawatiran itu sirna dan kebanggaan yang diraih,” ujarnya.

Lalu bagaimana Lombok bisa menjadi finalis ajang bergengsi dunia ini? Taufan pun menceritakan, bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melakukan proses yang panjang. Pada April 2015 lalu, pihaknya sudah dihubungi penyelenggaraan World Halal Travel Summit & Expo 2015 (WHTS15), karena Wolrd Halal Travel Awards menjadi salah satu ajang tersebut. Pihak penyelenggaraan ajang itu mengaku mengenal Pulau Lombok dari hasil laut.

“BPPD NTB, lalu menjelaskan keunggulan Lombok, dan akhirnya dinominasikan dalam World Halal Travel Awards 2015. Berangkat dari situlah, Pemprov NTB berkoordinasi dengan Kemenparekraf, gubernur NTB juga mendukung dan kami juga mengajak semua pemangku kepentingan dan operator telekomunikasi untuk menyebarkan informasi ini,” paparnya.

Bahkan, lanjut dia, hasil persuasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berbuah manis dengan retweet dukungan pemenangan Indonesia di ajang ini melalui akun resmi @jokowi pada 28 September lalu.

Menjelang penentuan pemenang pada 20 Oktober mendatang, kata Taufan, Pemprov NTB terus bekerja keras, salah satunya koordinator dengan mantan wakil menteri Kemenparekraf Sapta Nirwandar dan Ketua Bidang Pariwisata Halal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Riyanto Sofyan, dalam tim pemenangan World Halal Travel Awards 2015.

BPPD NTB, lanjut dia, juga gencar melakukan sosialisasi melalui digital kanal dan media cetak. Jaringan diaspora masyarakat Indonesia di jaringan Kementerian Luar Negeri ( Kemenlu) juga dimanfaatkan.

Menurut Taufan, Indonesia masuk dalam ajang bergensi tahunan pada 19-20 Oktober 2015 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) ini merupakan lompatan Indonesia agar lebih diperhitungkan di mata international. Karena banyak juga warga Indonesia merupakan pelancong global. Ini pencapaian pemerintahan Jokowi, dan kami berharap Indonesia  menang di ajang wisata halal dunia ini,” pungkasnya. Baca: Indonesia Melaju di World Halal Travel Awards 2015.