Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) mengeluarkan klarifikasi terkait banyaknya pertanyaan dari masyarakat, wartawan dan penggiat komunitas halal perihal kehalalan sejumlah merek produk.

Dalam berita dikutif keterangan Din Syamsudin sebagai Sekretaris Umum MUI, padahal jabatan beliau saat ini adalah Ketua Umum MUI. Begitu pula dengan nama auditornya, Zein Nasution yang sudah lama tidak aktif di LPPOM MUI.
LPPOM MUI menyatakan, Breadtalk dan Bir Bintang Zero memang tidak memiliki Sertifikat Halal MUI. Sementara untuk Breadtalk, LPPOM MUI melanjutkan, dulu pernah memiliki sertifikat halal namun tidak diperpanjang karena tidak memenuhi Sistem Jaminan Halal LPPOM MUI.
- “D-8 Halal Expo Indonesia 2026”, Tegaskan Komitmen Indonesia dalam Mendorong Ekonomi Halal
- BSI Catat Penjualan Emas Tembus 2 Ton, Nasabah Nikmati Kenaikan Harga
- Musim Dingin di Palestina, BMM Kirim Relawan Untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
- CIMB Niaga Luncurkan CIMB Private Wealth, Standar Baru Pengelolaan Kekayaan Nasabah HNWI
BreadTalk adalah jaringan toko roti asal Singapura yang juga mempunyai cabang di Asia Tenggara dan Timur Tengah. BreadTalk yang didirikan 6 Maret 2003 oleh George Quek, membuka outlet di luar Singapura di antaranya di negara-negara: Indonesia, Hong Kong, China, Filipina, Malaysia, Vietnam, Oman, Kuwait, Thailand, Arab Saudi, India, Korea Selatan, dan Bahrain. Di Indonesia sendiri, BreadTalk dikelola oleh putra asli Indonesia, Johnny Andrean. “Sedangkan Hoka-Hoka Bento sudah bersertifikat halal dengan no. Sertifikat 00160048830908 yang berlaku sampai tanggal 28 Agustus 2015,” jelas LPPOM MUI.
LPPOM MUI menghimbau masyarakat untuk tidak percaya begitu saja atas isu-isu yang beredar, dan melakukan pengecekan kehalalan produk melalui www.halalmui.org, SMS Halal ketik Halal (spasi) merek ke 98555 (Telkomsel), mau pun melalui scan barcode via Android atau Blackberry.

