Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspoyoga usai kampanye Minum Jamu berfoto bersama para menteri di kantor Kemenkop dan UKM Jakarta, Jumat (9/1).foto: Kemenkop dan UKM.

Menkop UKM: Gerakan Minum Jamu Tingkatkan Ekonomi Rakyat

[sc name="adsensepostbottom"]

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengelar Gerakan Minum Jamu (GJM). Gerakan ini bertujuan untuk mengaungkan minuman tradisional Indonesia dan memperkuat ekonomi rakyat.

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspoyoga usai kampanye Minum Jamu berfoto bersama para menteri di kantor Kemenkop dan UKM Jakarta, Jumat (9/1).foto: Kemenkop dan UKM.
Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspoyoga usai kampanye Minum Jamu berfoto bersama para menteri di kantor Kemenkop dan UKM Jakarta, Jumat (9/1).foto: Kemenkop dan UKM.

Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspoyoga mengatakan, Gerakan Minum Jamu (GJM) ini untuk meningkatkan kebanggaan minum jamu di kalangan masyarakat Indonesia terhadap warisan budaya. ”Tujuan utamanya, untuk meningkatkan ekonomi rakyat. Kalau jamu popular di masyarakat, kapasitasnya juga akan tinggi,” kata Puspoyoga, dalam rilisnya yang diterima MySharing, Jumat (9/1).

Ia menegaskan, minum jamu sangat menyehatkan tubuh karena semua bahan-bahannya lokal. Serapan tenaga kerja di industri jamu juga tinggi. Sehingga tidak dipungkiri industri ini bisa mengentaskan pengangguran dan meningkatkan kesehjateraan rakyat Indonesia.

Pengembangan industri jamu, menurutnya, merupakan bagian dari pengembangan ekonomi rakyat. Terlebih saat ini, perusahaan-perusahaan yang berbasis jamu sudah memiliki daya saing yang unggul, bukan hanya didalam negeri tapi di luar negeri, khususnya di Asian. “Beberapa perusahaan jamu sudah memasuki pasar international. Keuntungan ekspor jamu dalam negeri mencapai angka yang tinggi,” katanya.

Menurutnya, kegiatan minum jamu akan terus dilaksanakan di Kemenkop dan UKM. Kegiatan ini juga akan berlangsung di kementerian-kementerian lain secara berkelanjutan.”Kami berharap Gerakan Minum Jamu ini bisa masuk Istana Negara,” ujarnya.

Acara GJM yang digelar di kantor Kemenkop dan UKM, Jumat (9/1) ini dihadiri pula oleh menteri Pariwisata Arief Yahya,Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Perindustrian Saleh Husein, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursidan Balda.