
Islam berkembang di ibukota Indonesia, Jakarta sekitar awal abad ke-15 saat wilayah ini masih bernama Sunda Kelapa. Penyebar agama Islam pertama di Jakarta adalah Syeikh Hasanuddin yang datang dari Champa. Penyebaran kemudian dilakukan oleh para bangsawan Pajajaran, maupun pedagang muslim asal Cina, Gujarat, atau Arab. Di sini Anda tak hanya bisa menemukan jejak sejarah Islam, tetapi juga bisa menjelajahi wisata kuliner, wisata belanja, wisata budaya, wisata alam dan wisata sejarah.
Budaya
Jakarta kental dengan budaya Betawi dan Anda bisa menemukannya di Setu Babakan yang terletak di Srengseng Sawah, Jagakarsa. Di sini Anda bisa menemukan rumah adat Betawi dan kesenian masyarakat Betawi seperti Lenong, Tari Topeng, Tanjidor, Marawis, Gambang Kromong, Tari Lenggang Nyai dan Tari Narojeng. Upacara adatnya adalah Penganten Sunat, Pindah Rumah, Khatam Quran, dan Nujuh Bulan.
Wisata Alam
- Taman Impian Jaya Ancol
Ancol merupakan objek wisata yang ada di Jakarta Utara. Selain pantai, Anda bisa berwisata ke Dunia Fantasi, Atlantis Water Adventure, Gelanggang Samudra, Seaworld dan Marina.
- Taman Mini Indonesia Indah
Taman wisata bertema budaya Indonesia ini berlokasi di Jakarta Timur. Taman ini merupakan rangkuman kebudayaan bangsa Indonesia yang ditamplkan dalam anjungan daerah berarsitektur tradisional, serta menampilkan busana, tarian dan tradisi daerah.
- Kebun Binatang Ragunan
Terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kebun binatang seluas 140 hektar ini memiliki koleksi sebanyak 295 spesies dan 4040 spesimen.
- Kepulauan Seribu
Wilayahnya meliputi gugusan kepulauan di Teluk Jakarta. Selain pulau-pulau berpenghuni terdapat pula pulau wisata seperti Pulau Bidadari, Pulau Onrust, Pulau Kotok Besar, Pulau Puteri, Pulau Matahari dan Pulau Sepa.
- Kota Tua
Di kawasan ini Anda dapat menemukan Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, Toko Merah, Jembatan Kota Intan dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Di sini Anda juga bisa berwisata keliling menggunakan sepeda ontel.
Wisata Religi
- Masjid Istiqlal
Masjid terbesar di Asia Tenggara ini berlokasi di bekas Taman Wilhelmina, di timur laut lapangan Medan Merdeka, dekat Monas. Masjid ini memiliki gaya arsitektur modern dengan dinding dan lantai berlapis marmer, dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat.
- Masjid Al Alam Marunda
Sering dijuluki sebagai Masjid si Pitung karena berada di kawasan yang sama dengan rumah si Pitung. Masjid ini terletak di tepi Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Wisata Heritage
- Museum Gajah
Museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara ini menampilkan benda koleksi kuno dari seluruh tanah air, seperti arca kuno, prasasti dan barang kerajinan. Museum ini ada di Jalan Merdeka Barat 12, Jakarta Pusat.
- Museum Fatahillah
Gedung yang terletak di Jalan Taman Fatahillah No 2 Jakarta Barat ini dulunya adalah sebuah balai kota. Di sini Anda dapat menemui perjalanan sejarah Jakarta, replika peninggalan masa Tarumanegara dan Pajajaran, hasil penggalian arkeologi di Jakarta, dan mebel antik abad 17-19.
- Monumen Nasional
Monumen peringatan setinggi 132 meter ini didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari Belanda. Monumen yang dilapisi marmer Italia ini terletak di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.
- Museum Bahari
Museum ini menempati gedung tua bekas benteng Cuylenburg, gudang rempah-rempah VOC, dan dibangun tahun 1652. Di dalamnya terdapat model perahu dan kapal tradisional Indonesia. Museum ini ada di Pasar Ikan No 1, tidak jauh dari Pelabuhan Sunda Kelapa.
- Gedung Joeang ’45
Awalnya gedung yang berlokasi di Menteng Raya, No 31 Jakarta Pusat, ini adalah Hotel Schomper pada zaman Belanda. Koleksi yang ada didalamnya adalah peralatan perang gerilya, atribut dan seragam ketentaraan masa lalu, bendera kesatuan laskar, foto dan lukisan para pejuang kemerdekaan Indonesia.
Transportasi
Pintu masuk utama jalur udara adalah Bandara Soekarno-Hatta yang berjarak 20 kilometer barat Jakarta. Untuk perjalanan di dalam kota, Anda bisa menggunakan taksi atau bus Transjakarta.

