Tim DMC Dompet Dhuafa Waspada saat mendistribusikan bantuan logistik makanan dan obat-obatan bagi pengungsi Rohingya, di posko pengungsian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Dompet Dhuafa)

Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

[sc name="adsensepostbottom"]

Lembaga kemanusiaan Indonesia terus mengalirkan bantuan kepada pengungsi Rohingya. Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa gencar menyalurkan bantuan sejak pekan lalu.

Relawan RZ Selenggarakan Aksi Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Rohingya. Dok: Rumah Zakat
Relawan RZ Selenggarakan Aksi Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Rohingya. Dok: Rumah Zakat

Setelah sebelumnya melakukan aksi di posko Lhoksukon, Aceh Utara, relawan Rumah Zakat kembali melakukan aksi peduli Rohingya di posko pengungsi Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dan posko Langsa, Aceh Timur, pada Sabtu (16/5). Di Pangkalan Susu, relawan RZ menyelenggarakan aksi layanan kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi para pengungsi.

“Sebanyak 69 orang menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan di Pangkalan Susu. Mereka selama berminggu-minggu terombang-ambing di lautan. Sebagian dari mereka bahkan ada yang terluka karena berebut makanan saat di kapal,” kata Koordinator Relawan RZ, Herlan Wilandari, dikutip dari laman resmi Rumah Zakat, Senin (18/5). Dari hasil pemeriksaan kesehatan tim medis RZ, kebanyakan pengungsi bermasalah di lambung. Ada yang kencing berdarah, gastritis akut sehingga harus diinfus, diare, luka-luka parah maupun ringan. Pengungsi juga mengalami mual, muntah dan pusing karena terlalu lama di laut.

Sementara itu, di posko pengungsi Langsa, Aceh Timur, relawan RZ menyalurkan bantuan logistik berupa 6 lusin sabun mandi, 150 pcs pasta gigi, 6 lusin sikat gigi, 2 dus air mineral, 15 dus biskuit, 11 dus susu UHT, 480 kaleng Superqurban serta 4 karung besar pakaian layak pakai. Berdasarkan pantauan Relawan RZ, saat ini pengungsi Muslim Rohingya di Aceh tersebar di 3 wilayah yaitu 581 orang di Lhoksukon; 790 orang di Langsa; dan 97 orang di Pangkalan Susu.

“Relawan RZ masih akan melanjutkan aksi lainnya untuk para pengungsi, diantaranya layanan kesehatan, distribusi logistik dan family kits, layanan pangkas rambut, pembukaan posko hangat dan juga trauma healing,” kata Herlan. Saat ini para pengungsi masih membutuhkan bantuan logistik lainnya berupa alas kaki/sandal, alas tidur, selimut atau sarung, handuk dan hygiene kits. Baca: Organisasi Kemanusiaan Harus Bersatu Hadapi Krisis

Tim DMC Dompet Dhuafa Waspada saat mendistribusikan bantuan logistik makanan dan obat-obatan bagi pengungsi Rohingya, di posko pengungsian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Dompet Dhuafa)
Tim DMC Dompet Dhuafa Waspada saat mendistribusikan bantuan logistik makanan dan obat-obatan bagi pengungsi Rohingya di posko pengungsian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Dompet Dhuafa)

Di sisi lain, Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Waspada pun turut mendistribusikan bantuan logistik bahan makanan, seperti beras, susu, sayur, telur dan air mineral bagi pengungsi Rohingya di posko pengungsian Gedung Serbaguna Kecamatan Pangkalan Susu. Selain kebutuhan logistik, tim pun menyalurkan bantuan berupa obat-obatan yang juga merupakan kebutuhan utama bagi para pengungsi.

“Sejak pukul 12 siang tadi, tim langsung berkoordinasi dengan pihak setempat. Selain distribusi kebutuhan logistik dan obat-obatan, tim pun siap membantu dalam membuat dan pemenuhan kebutuhan dapur umum,” ujar Direktur DMC Dompet Dhuafa, Asep Beny dalam laman resmi Dompet Dhuafa. Baca: Kisah Etnis Muslim Tertindas Dalam Foto

Dalam informasi yang diterima tim Dompet Dhuafa Waspada (Sumut) pada Jumat (15/5),  sedikitnya ada 95 pengungsi Rohingya di Pangkalan Suku. Jumlah pengungsi tersebut terdiri dari 51 warga asal Myanmar (8 wanita, 2 anak, 41 pria) dan 44 warga Bangladesh di antaranya 35 pria, dan sembilan orang masih menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami sesak nafas, dan daya tahan tubuh melemah.