Sebuah sekolah di Amerika Serikat mulai mengakomodasi makanan halal di kantin. Menu tersebut pun tak hanya disukai siswa muslim, tetapi juga non muslim.

Direktur San Diego Unified’s Food Services, Gary Petill pun menyelidiki permasalahan tersebut. Pada akhirnya ia menemukan bahwa para siswa muslim tidak menyantap makan siang di sekolah karena makanan tersebut tidak halal. Oleh karena itu, sekolah pun mulai menyediakan makanan halal. Baca: Kanada Gelar Halal Food Fest
Sejak sekolah menambahkan menu ayam pedas dengan jeruk limau yang halal dua kali dalam seminggu, sekitar lebih dari 300 siswa pun makan siang di hari itu. Kendati biayanya sedikit lebih mahal, hal itu diimbangi dengan banyaknya siswa yang ikut makan siang. Baca Juga: Kampus di Jepang Mulai Sediakan Makanan Halal
Siswa non muslim pun menyukai menu tersebut. Siswa Crawford High School, Rosa Duarte turut mendukung makanan halal di sekolahnya. “Saya biasanya tidak makan di sekolah karena pilihan makanannya tidak begitu bagus. Tetapi saat ada menu ayam halal, saya jadi makan di sekolah dan memiliki energi sepanjang hari dan pergi berolahraga setelahnya,” jelas Duarte, dikutip dari laman western journalism, Jumat (29/5).
Petil menambahkan dengan sambutan positif oleh para siswa, distrik sekolah pun akan melanjutkan dan memperluas pilihan makanan halal sesuai dengan kebutuhan siswa minoritas ke depannya. Di antara kaum minoritas lainnya di San Diego, kaum muslim menjadi komunitas minoritas terbanyak. Umat muslim di sana sebagian besar berasal dari Afrika Utara. Islam tumbuh pesat di San Diego, yaitu sekitar 55 persen dalam satu dekade terakhir, Pada 2010 terdapat 25 ribu muslim.

